Breaking News:

WISATA SINGAPURA

Meski Status Oranye, Refund Tiket Perjalanan ke Singapura Tak Penuh, Mengapa?

Status waspada terhadap virus Corona di Singapura sudah naik jadi oranye. Hal ini membuat wisatawan Indonesia yang ingin ke Singapura lakukan refund.

AFP
Ilustrasi masyarakat di Singapura. 

Pauline mengungkapkan travel agent tengah diterpa 'badai refund' sejak 24 Januari 2020 karena pembatasan penerbangan, khususnya perjalanan ke China.

Banyak konsumen melakukan pembatalan dan meminta refund untuk tiket dan tur perjalanan ke luar negeri yang sudah mereka pesan sebelumnya.

"Tapi seiring dengan menyebarnya virus ini ke negara lain, mulai juga ada pembatalan seperti Singapura, Thailand, Jepang, Korea karena destinasi itu favoritnya orang Indonesia," katanya.

Adapun saat ini baru tiket dan tur ke China yang bisa diberikan pengembalian secara penuh karena sudah ada travel warning khusus.

Pihak maskapai penerbangan rute ke China pun menghapus penalti pembatalan tiket.

Namun, untuk menghindari refund atau pengembalian seperti ini, Astindo menganjurkan pada travel agent anggotanya memberikan saran ke konsumennya melakukan pindah destinasi.

"Kami coba tawarkan alternatif lain. Salah satunya rute domestik. Dengan budget sama, bisa ke tempat yang lain yang relatif lebih aman, dan sejauh ini lumayan berhasil," tutup Pauline.

Tiga DPO Pencurian Asal Lingga Diringkus Unit Reskrim Polsek Gunung Kijang, Amankan Dollar Singapura

virus Corona Jangkiti Singapura, Warga Batam Diimbau Tak ke Luar Negeri Dulu

virus Corona Serang Singapura, Dipastikan Lumpuhkan Ekonomi, Kok Indonesia Adem Ayem Saja?

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Refund Tiket dan Tur Singapura Tidak Penuh meski Status Oranye, Kenapa?".

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved