Breaking News:

POLEMIK PMK 199

Pengiriman Barang dari Batam Lambat, Kepala BC Batam Temukan Ini Cek Penerapan PMK 199

Kepala Kantor Bea Cukai Batam Susila Brata temukan banyak pengirim barang yang memberitahukan (declare) jumlah barang, jenis barang dan harga barang

instagram/bcbatam
Kepala Kantor Bea Cukai Batam Susila Brata beserta jajarannya melakukan kunjungan kerja ke beberapa TPS (Tempat Penimbunan Sementara) pada hari Selasa kemarin (11/02/2020). 

Seperti Yudi Zulfian (27), yang tadinya bekerja di online shop Anemone.

Online shop yang menjual barang tas dan sepatu ini, harus melakukan penyesuaian.

Ini dikarenakan pendapatan online shop ini tak lagi sama setelah PMK 199 diberlakukan.

Pembebanan pajak saat pengiriman terhadap barang seharga minimal 3 USD tersebut praktis memukul usaha online shop ini.

Harga barang di Anemoni sendiri berkisar antara Rp 50 ribu sampai Rp 150 ribu.

Jika tadinya pajak yang dikenakan hanya terhadap barang yang berharga di atas 75 USD, tentu tak berpengaruh pada online shop ini.

Setelah pemberlakuan PMK 199, online shop tempat Yudi bekerja pun harus menambahkan biaya pajak di dalam harga jual.

Yang itu membuat daya saing menjadi lemah lantaran harga yang lebih tinggi.

Yudi sudah bekerja di sana selama 3 tahun menjadi supir.

Dia biasanya bertugas mulai dari mengambil barang, sampai mengirimkan barang ke jasa ekspedisi.

Halaman
123
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved