BATAM TERKINI

Proyek Dimulai Maret 2020, Ini Deretan Program Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar Batam

Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar akan mulai dikerjakan Maret 2020 dengan sejumlah rencana proyek perbaikan dan memaksimalkan fungsi pelabuhan.

Proyek Dimulai Maret 2020, Ini Deretan Program Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar Batam
TRIBUNBATAM/ENDRA KAPUTRA
Ilustrasi Pelabuhan Batu Ampar, Batam 

Proyek Dimulai Maret 2020, Ini Deretan Program Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar Batam

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar akan mulai dikerjakan Maret 2020.

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC akan memberi dukungan langsung pada optimalisasi pengelolaan dan operasional Pelabuhan Batu Ampar, yang merupakan pelabuhan utama di Pulau Batam.

“Untuk tahap awal, pengembangan dilakukan dengan memperbaiki infrastruktur serta fasilitas kepelabuhanan, terutama di sisi utara pelabuhan, yang akan dimulai Maret 2020” kata Direktur Utama IPC, Elvyn G. Masassya, usai pertemuan tindak lanjut rencana pengembangan Pelabuhan Batu Ampar, di kantor BP Batam, Pulau Batam, Kepulauan Riau, Rabu (12/2/2020).

Sebelumnya, 7 Januari 2020 IPC dan BP Batam telah menandatangani perjanjian awal (head of agreement) tentang penyiapan kerjasama pengoperasian dan pengembangan pelabuhan Batu Ampar beserta area pendukungnya.

Elvyn menjelaskan, Pelabuhan Batu Ampar Batam sangat potensial dikembangkan untuk mendorong pertumbuhan industri dan menciptakan pasar baru, mengingat posisinya yang strategis di Selat Malaka.

BIDIK Kapal Besar, BP Batam Bakal Keruk Alur Laut Pelabuhan Batu Ampar Batam

Dengan pengelolaan pelabuhan yang berstandar international diharapkan dapat meningkatkan daya saing pelabuhan Batu Ampar dan hal ini tentunya Akan membawa dampak positive untuk kemajuan perekonomian di Batam dan sekitarnya.

“Sudah saatnya kapal kontainer ukuran besar yang banyak melintasi Selat Malaka bisa berlabuh di Pelabuhan Batu Ampar. Untuk memfasilitasi kapal besar itu, salah satu infrastruktur yang akan dikembangkan adalah kolam dermaga, yang akan diperdalam sehingga draft-nya seragam menjadi 12 meter di bawah permukaan laut,” jelasnya.

Area penumpukan kontainer juga akan diperluas, dari yang ada sekarang 2 hektar menjadi 12 hektar.

Di sisi operasi, kinerja bongkar muat peti kemas akan ditingkatkan dari rata-rata 5 boks kontainer per jam menjadi minimum 20 boks kontainer per jam.

Halaman
12
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved