BULLYING DI BATAM

Diduga Jadi Korban Bullying di SMAN 1 BATAM, Pihak Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Kuasa hukum M (16), korban perundungan yang diduga terjadi di SMAN 1 Batam menempuh jalur hukum. Ia dipercaya untuk menangani kasus ini.

zoom-inlihat foto Diduga Jadi Korban Bullying di SMAN 1 BATAM, Pihak Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Istimewa
Ilustrasi Bullying, Pihak keluarga M (16), korban bulyying di SMAN 1 Batam menyerahkan kasus anaknya kepada penasihat hukum untuk tempuh jalur hukum.

BATAM,TRIBUNBATAM.id - Kuasa hukum M (16), korban perundungan (bullying) tidak ingin berkomentar banyak saat disinggung adanya audiensi di SMAN 1 Batam.

"Iya (audiensi), namun kami belum mendapat konfirmasi dari pihak keluarga," kata kuasa hukum M, Beni Zairalatha kepada TribunBatam.id, Kamis (13/2/2020).

Beni mengakui jika pihak keluarga telah menyerahkan kasus ini kepadanya untuk dilanjutkan melalui jalur hukum.

"Iya, apa ada petunjuk?" tanya Beni saat dihubungi perihal kasus ini.

Diduga jadi Korban Bullying

Seorang siswi di Batam berinisial M (16) memilih kabur dari rumahnya, Selasa (4/2/2020).

Belum diketahui pasti alasan M memilih kabur. Namun dari postingan insta story sebuah akun, M diduga menjadi korban bullying oleh beberapa rekan di sekolahnya.

"Adik aku dari kemarin pergi meninggalkan rumah dengan meninggalkan sepucuk surat buat keluarga. Surat pamit dan perpisahan. Di dalamnya, dia bilang dia tidak kuat lagi dibully oleh beberapa orang di sekolahnya," tulis akun yang diduga sebagai kakak kandungnya.

Dalam postingan itu, akun ini juga menceritakan jika M mendapat bullying secara verbal hingga fisik.

"Bahkan dari mereka (rekan M) juga mengabadikan video tindakan bully itu. Aku tidak tahu, apakah video ini sudah disebar atau belum. Atau bahkan masih disimpan atau sudah dihapus. Terlepas apapun itu penyebabnya, bullying ini sudah keterlaluan dan berdampak besar bagi adik saya," sambung pemilik akun itu di postingan miliknya.

Namun, tujuh jam lalu akun ini pun menyebut jika M telah ditemukan dan kini dirawat di salah satu rumah sakit di Batam.

"Terima kasih untuk yang sudah peduli dan ikut mencari," tulis akun ini lagi sambil mengatakan jika M masih diselimuti rasa trauma.

Akun ini pun berharap tindakan bullying ini tidak terjadi lagi ke depannya.

Dari informasi yang Tribun Batam himpun, diketahui jika M bersekolah di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Batam.

Pernyataan Pihak Sekolah

Siswi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Batam berinisial M (16) sempat kabur dari rumah, Selasa (4/2/2020) sore.

Diduga M menjadi korban bullying oleh beberapa rekan di sekolahnya.

Menyikapi ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 1 Batam, Desi Yulinda membenarkan jika M adalah anak didiknya.

"Benar, dan kami pun juga sudah mengerahkan tim untuk mencari saat kabar hilangnya M diketahui. Namun sudah ditemukan hari ini dan sedang dirawat di rumah sakit," ungkap Desi didampingi oleh Bagian Kesiswaan SMAN 1 Batam, Adam, Rabu (5/2/2020).

Desi sangat menyayangkan jika surat yang ditinggalkan M sebelum kabur itu benar adanya.

"Kalau memang ada bullying, tentu kami akan menyikapinya. Dan kami juga akan mengambil tindakan," sambungnya.

Menurutnya lagi, M sendiri merupakan siswi kelas XII semester 2.

"Dia siswi semester akhir dan sebentar lagi lulus," tambahnya.

Untuk sementara, Desi mengaku pihaknya akan mendalami alasan M kabur. Ia melanjutkan, pihak sekolah selama ini tak akan membiarkan peristiwa bullying terjadi begitu saja.

"Kami sudah sering mengatakan ke murid atau orangtua murid jika ada keluhan silahkan laporkan ke guru BP atau pihak sekolah. Artinya, sekolah membuka diri untuk merangkul seluruh siswanya," paparnya.(TribunBatam.id/Ichwannurfadillah)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved