Sempat Naik Lion, Turis China Positif Corona Usai Liburan ke Bali, Kemenkes RI Buka Suara

Turis asal China dinyatakan positif virus corona oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kota Huainan

Sempat Naik Lion, Turis China Positif Corona Usai Liburan ke Bali, Kemenkes RI Buka Suara
South China Morning Post
ILUSTRASI staf medis mengenakan hazmat suit dalam menangani virus corona. Seorang warga negara China yang dikabarkan telah dinyatakan positif mengidap virus corona jenis baru atau Covid-19 sempat berlibur ke Bali 

#Sempat Naik Lion, Turis China Positif Corona Usai Liburan ke Bali, Kemenkes RI Buka Suara

TRIBUNBATAM.id - Dites positif terkena virus corona atau coronavirus, seorang warga China dikabarkan diketahui baru saja pulang dari Bali akhir bulan lalu.

Jin, nama turis asal China tersebut ke Bali pada 22 Januari 2020 dengan menggunakan pesawat Lion Air JT2618 dari Wuhan.

Dilansir Jakarta Post, Rabu (12/2/2020), informasi itu disebut berasal dari otoritas provinsi Anhui, China dan dimuat dalam unggahan resmi administrasi Anhui di Weibo pada Kamis (6/2/2020).

Unggahan tersebut menuturkan bahwa Pusat Pengendalian Penyakit Huainan melaporkan mengenai seorang pasien bernama Jin yang ditemukan telah terinfeksi virus corona pada hari Rabu (5/2/2020).

ILUSTRASI staf medis mengenakan hazmat suit dalam menangani virus corona. Seorang warga negara China yang dikabarkan telah dinyatakan positif mengidap virus corona jenis baru atau Covid-19 sempat berlibur ke Bali
ILUSTRASI staf medis mengenakan hazmat suit dalam menangani virus corona. Seorang warga negara China yang dikabarkan telah dinyatakan positif mengidap virus corona jenis baru atau Covid-19 sempat berlibur ke Bali (South China Morning Post)

Anung menyatakan bahwa hingga saat ini, Kemenkes belum mendapat konfirmasi dari The National IHR Focal Points (NFP) China terkait persoalan ini.

"Secara formal, NFP IHR China belum me-notifikasi," kata Anung kepada Kompas.com via pesan singkat, Rabu (12/2/2020).

Pada prinsipnya, terkait orang yang suspect atau hanya terduga terinfeksi Covid-19, dengan faktor risiko perjalanan dari dan ke Wuhan, akan ada komunikasi atau laporan antar-negara.

"Kalau benar yang memberitahu antar-negara adalah NFP IHR-nya, bukan media," tegasnya.

Selain itu, hingga artikel ini diterbitkan dan dari konfirmasi lanjutan dari Anung pada Kamis (13/2/2020), tidak ada pasien, baik itu warga negara asing dan warga negara Indonesia, yang positif terinfeksi Covid-19 di Indonesia.

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved