Tentara PETA Ngamuk di Malam Valentine, Usai Serah Terima Samurai Supriyadi Hilang Misterius

Usai pemberontakan tentara PETA diatasi, tidak ada yang tahu keberadaan pemuda Supriyadi

Tentara PETA Ngamuk di Malam Valentine, Usai Serah Terima Samurai Supriyadi Hilang Misterius
NET/Kolase Tribun Manado
Tokoh pemberontakan PETA di Blitar dan tokoh peristiwa Merah Putih di Manado 

#Tentara PETA Ngamuk di Malam Valentine, Usai Serah Terima Samurai Supriyadi Hilang Misterius

TRIBUNBATAM.id - Hari ini 14 Februari 2020 merupakan momen hari Valentine yang dirayakan di seluruh dunia setiap tahun.

Dalam momen 14 Februari, cinta, romansa dan kebaikan dibagikan kepada orang lain melalui pemberian hadiah seperti permen, kartu, bunga, dan perhiasan. Warna merah dikaitkan dengan Hari St. Valentine bersama dengan cokelat, dewa asmara dan bentuk hati.

Selain dikenal sebagai hari kasih sayang,  ternyata pada 14 Februari juga ada peristiwa bersejarah di Indonesia.

Peristiwa  turut mengubah jalannya sejararah.

Salah satu peristiwa itu adalah pemberontakan tentara PETA pada 1945.

Sosok yang cukup dikenal dalam peristiwa ini adalah Supriyadi, seorang tentara pembela tanah air yang sosoknya hingga hari ini masih jadi perbincangan.

Pemberontakan Supriyadi, siapa Dia?

Ia masuk tentara sukarela bentukan Militer Jepang di Indonesia, yakni Pembela Tanah Air (PETA). 

PETA sendiri dibentuk untuk menyokong tentara Jepang dalam perang di Pasifik.

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved