Breaking News:

CPNS 2019

Ujian SKD CPNS di Karimun Dimulai 25 Februari, Digelar 4 Hari, Syarat Ini Harus Diperhatikan Peserta

Syarat yang harus disiapkan antara lain harus membawa KTP Asli atau suket dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan surat keterangan ujian

TRIBUNBATAM.id/ISTIMEWA
Peserta CPNS Pemkab Karimun saat diperiksa sebelum mengikuti tes beberapa waktu lalu 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Kurang dari dua pekan lagi, para pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil di Pemkab Karimun akan menjalani Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

SKD akan dilaksanakan di Gedung Nilam Sari Kantor Bupati Karimun selama empat hari, yakni sejak tanggal 25 sampai 28 Februari 2020.

Para pelamar yang akan mengikuti SKD harus memenuhi sejumlah syarat yang ditetapkan oleh panitia.

Hal ini tertuang di dalam surat yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun Muhammad Firmansyah, dengan nomor 043/810/2020 tentang pengumuman seleksi pelaksanaan SKD.





"Lokasi di Gedung Nilam Sari Kantor Bupati Karimun, jalan Jenderal Sudirman-Poros, Kabupaten Karimun. Tanggal 25-28 Februari 2020, jam 08.00 WIB sampai selesai. Denah terlampir di pengumuman," sebut Firmansyah.

Adapun syarat yang harus disiapkan pelamar antara lain harus membawa KTP Asli atau Surat Keterangan (Suket) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan surat keterangan ujian.

Jelang Seleksi CPNS, Tim UPP Saber Pungli Polres Anambas Monitoring Panita Tes

Ujian SKD CPNS Anambas Akan Tayang Live Facebook, Masyarakat Bisa Saksikan Langsung

Selain itu pelamar diwajibkan memakai kemeja putih, elana atau rok hitam, sepatu warna hitam dan hijab hitam jika menggunakan hijab.

"Kaos, celana jeans dan sendal tidak diperbolehkan," kata Firmasnyah.

SKD CPNS di lingkungan Pemkab Karimun akan diikuti 3.120 pelamar yang telah dinyatakan lulus seleksi Administrasi pada 16 Desember 2019 lalu dan 26 Desember 2019 hasil sanggahan.

Nantinya para pelamar akan menjalani ujian SKD dengan Sistem Computer Asissted Test (CAT) seperti di tahun 2018 lalu.

Passing Grade SKD Alami Perubahan

Acuan persentase nilai (passing grade) pada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Karimun berbeda dibandingkan tahun lalu.

Nilai ambang batas untuk formasi umum adalah Tes Karakteristik Pribadi (TKP) sebesar 126 poin, Tes Intelegensia Umum (TIU) sebesar 80 poin dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebesar 65 poin.

Passing grade tersebut juga berlaku bagi formasi khusus tenaga pengamanan siber (cyber security).

Hal ini berdasarkan aturan baru, yakni yang tertera di dalam Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 24, tahun 2019 tentang pengadaan CPNS.

Nilai ambang batas atau passing grade harus dicapai oleh pelamar saat menjalani SKD untuk menuju ke tahapan seleksi selanjutnya.

"Sedikit ada perubahan, khususnya untuk Passing Grade," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karimun Sudarmadi, Rabu (22/1/2020).

Perubahan juga terjadi pada jumlah soal. Untuk jumlah soal TWK yang tahun lalu yang sebanyak 35 menjadi 30 soal, kemudian jumlah soal TIU dari 30 menjadi 35.

Sementara jumlah soal TKP tetap sebanyak 35 soal.

Sudarmadi menambahkan, bagi formasi khusus, yang meliputi lulusan cumlaude, penyandang disabilitas, diaspora, serta Papua dan Papua Barat memiliki perhitungannya sendiri.

Untuk lulusan cumlaude dan diaspora, nilai kumulatif SKD paling rendah sebesar 271, dengan nilai TIU paling rendah 85.

Kemudian nilai kumulatif SKD penyandang disabilitas paling rendah 260, dengan nilai TIU paling rendah 70.

Selain itu, ada pengecualian nilai ambang batas SKD bagi beberapa jabatan pada kebutuhan formasi umum, seperti Dokter Spesialis, Dokter Gigi Spesialis, Dokter Pendidik Klinis, Dokter, Dokter Gigi, Instruktur Penerbang, Rescuer dan beberapa formasi lain.

"Bagi yang belum jelas maka dapat lihat Permenpan RB nomor 24 tahun 2019 itu," pesan Sudarmadi.

3.120 Pelamar

Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pemerintah Kabupaten Karimun berlangsung selama 4 hari terhitung 25 Februari 2020.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun Muhammad Firmansyah mengatakan, pelaksanaan SKD direncanakan bertempat di Gedung Nilam Sari Kompleks Perkantoran Pemkab Karimun di Poros.

Para pelamar dapat langsung melihat pengumunan di website resmi milik BKPSDM Kabupaten Karimun.
Panitia Seleksi Penerimaan CPNS memgumumkannya melalui website http://bkpsdm.karimunkab.go.id.

"Jadwal pelaksanaan SKD dapat dilihat di akun pelamar dan website BKPSDM Kabupaten Karimun," kata Firman, Senin (21/1/2020).

Firman mengimbau agar para pelamar mulai memantau pengumuman SKD di website BKPSDM dan akun pelamar.

"Mulai besok kita minta pelamar sudah mulai rajin- rajin memantau akun atau website BKPSDM,"katanya.

Seleksi Kompetensi Dasar CPNS di lingkungan Pemkab Karimun akan diikuti 3.120 pelamar yang telah dinyatakan lulus seleksi Administrasi pada 16 Desember 2019 lalu dan 26 Desember 2019 hasil sanggahan.

Nantinya para pelamar akan menjalani ujian SKD dengan Sistem Computer Asissted Test (CAT) seperti di tahun 2018 lalu. Untuk lokasi ujian, panitia seleksi telah menetapkan pelaksanaannya di Gedung Nilam Sari Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Karimun.

Belasan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Karimun kembali dinyatakan lulus administrasi.

Jumlah ini bertambah setelah Panitia Seleksi Penerimaan CPNS di lingkungan Kabupaten Karimun memproses sanggahan yang diajukan para pelamar.

Masa sanggah diberikan oleh panitia selama tiga hari, pasca pengumuman hasil seleksi administrasi.

Sebanyak 117 pelamar yang awalnya Tidak Memenuhi Syarat (TMS) melakukan sanggahan terhadap hasil verifikasi awal.

Setelah penitia melakukan verifikasi lagi, maka sebanyak 14 berkas dinyatakan lulus dan dapat melanjutkan mengikuti Seleksi Kemampuan Dasar (SKD).

Kepala BKPSDM Karimun Sudarmadi mengatakan, belasan pelamar itu berubah status dari (TMS) menjadi Memenuhi Syarat (MS).

"Ada 14 orang pelamar lagi yang kembali dinyatakan lulus setelah dibuka masa sanggahan," kata Sudarmadi, Jumat (26/12/2019).

Dengan penambahan tersebut, maka jumlah pelamar CPNS yang lulus awalnya 3.106 orang menjadi 3.120 orang.

"Diantara sanggahan yang dilakukan itu antara lain dokumen yang di-upload oleh pelamar tidak sesuai dengan syarat yang diminta. Dimana file foto yang seharusnya di scan asli, karena salah format terlihat tidak asli, dan pada masa sanggahan ini itu dibolehkan," terang Sudarmadi.

Ia melanjutkan, saat ini panitia tengah menunggu jadwal SKD dari BKN. Panitia juga telah melakukan lelang untuk pengadaan komputer sebagai penunjang SKD.

"Jadwal kita masih menunggu. Saat ini juga sedang berjalan lelang untuk pengadaan komputer guna pelaksaan SKD, karena SKD kan di Karimun," terang Sudarmadi.

Buka 122 Formasi

Proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 akan segera dimulai.

Setelah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), maka pengumuman CPNS tahun 2019 akan dibuka secara resmi Senin (10/11/2019).

Untuk di Karimun, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karimun Sudarmadi melalui Kepala Bidang Pengadaan, Mutasi dan Informasi Kiki Rahmadi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Karimun telah mendapatkan sebanyak 122 formasi CPNS untuk tahun 2019.

Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan usulan ke Kemenpan RB.

Adapun formasi tersebut terdiri dari 50 formasi untuk tenaga pengajar, 41 tenaga kesehatan dan 31 untuk bidang teknis.
Kiki menyebutkan, pendaftaran akan dilakukan secara online melalui link yang telah disiapkan oleh BKN. Selain itu untuk pengumuman tahapan CPNS itu juga akan disampaikan melalui website BKPSDM Karimun.

"Pendaftaran melalui sscasn.bkn.go.id. Nanti pengumuman dimulainya seleksi akan kita sampaikan melalui website BKPSDM Pemkab Karimun," terangnya, Minggu (10/11/2019).

Pendaftaran CPNS akan dibuka selama 15 hari dimulai pada tanggal 11 November 2019 dan berakhir pada 24 November mendatang.

"Selama 15 hari. Harapan kita para pelamar sudah siap," ujarnya. (Tribunbatam.id/ElhadifPutra)

Penulis:
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved