VIDEO - Ahli Buaya Asal Australia Pasang Perangkap Besi di Sungai Palu

Lokasi pemasangan perangkap besi itu diyakini sebagai tempat atau titik di mana buaya berkalung ban sering menampakkan dirinya.

TRIBUNBATAM.id - Dua warga negara asing yang bergabung dengan Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Buaya di Sungai Palu memasang perangkap besi, Selasa (11/2/2020) sore.

Perangkap yang berukuran 3 X 1,2 meter itu dipasang di sekitar Jembatan Palu II, di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kota Palu.

Lokasi pemasangan perangkap besi itu diyakini sebagai tempat atau titik di mana buaya berkalung ban sering menampakkan dirinya.

Dua ahli buaya WNA asal Australia itu bernama Matthew Nicolas Wright dan Chris Wilson.

Proses pemasangan perangkap besi untuk menyelamatkan buaya berkalung ban di Sungai Palu, Selasa (11/2/2020) sore.
Proses pemasangan perangkap besi untuk menyelamatkan buaya berkalung ban di Sungai Palu, Selasa (11/2/2020) sore. (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)
Proses pemasangan perangkap besi untuk menyelamatkan buaya berkalung ban di Sungai Palu, Selasa (11/2/2020) sore.
Proses pemasangan perangkap besi untuk menyelamatkan buaya berkalung ban di Sungai Palu, Selasa (11/2/2020) sore. (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

Mereka bersama tim Satgas Penanganan Buaya bahu membahu menempatkan perangkap di posisi yang diyakini pas atau tepat.

Perangkap buaya itu dirakit sejak Selasa siang di kantor Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah.

Untuk membuat perangkap besi setengah terapung, mereka memasangkan 6 buah tong plastik yang berfungsi sebagai pelampung.

Setelah melalui proses perangkaian di bibir sungai di sekitar Jembatan Palu II, Matthew Wright bersama seorang anggota satgas lainnya, membawa perangkap besi itu ke titik yang sudah ditentukan.

Setelah terpasang di tengah sungai, mereka memasukkan seekor itik sebagai umpan ke dalam perangkap.

 

Sebelumnya, ahli sekaligus pemerhati buaya asal Australia Matthew Nicolas Wright dan Chris Wilson, akhirnya bergabung dengan tim penyelamatan buaya berkalung ban di Sungai Palu.

Halaman
12
Editor: Rio Batubara
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved