VIRUS CORONA

Obat Pembunuh Virus Corona Ditemukan, Berasal dari Plasma Pasien yang Sudah Sembuh

Plasma ini sudah diujicoba pada pasien dan berhasil menyembuhkan 11 pasien dalam kondisi kritis dengan hasil signifikan sejak 8 Februari 2020 lalu

Obat Pembunuh Virus Corona Ditemukan, Berasal dari Plasma Pasien yang Sudah Sembuh
Xinhua
Seorang pasien corona yang sembuh dilepas oleh prajurit PLA di Wuhan, China. Sebuah perusahaan mengklaim, plasma pasien yang sudah pulih bisa menjadi obat yang ampuh bagi pasien corona 

TRIBUNBATAM.ID, WUHAN - Di tengah keprihatinan meningkat tajamnya wabah virus corona di China, ada kabar baik yang memberi harapan.

Sebuah perusahaan di China mengumumkan temuan terbaru mereka bahwa virus corona alias COVID-19 bisa dimatikan.

China National Biotec Group mengatakan bahwa plasma dari pasien yang pulih dari virus corona bisa menjadi antibodi untuk melawan COVID-19 pada pasien lain, menurut rilis perusahaan itu, Kamis malam.

Dari percobaan yang dilakukan membuktikan bahwa plasma ini dapat secara efektif membunuh virus, menurut laporan Beijing News, Jumat (14/2/2019).

Pemerintah Singapura Gusar, Ada Suspek Virus Corona yang Tetap Bekerja Meski Dalam Kondisi Sakit

Gereja Grace Assembly of God Jadi Titik Penularan Virus Corona di Singapura, Sudah 13 Orang Terpapar

Mobil Kesayangan Lucinta Luna Harga Ratusan Juta Rupiah Digerebek, Ada Buku Yaasin Tersimpan

Tak Sempat Pamit ke Anak & Suami, Wanita Kehabisan Ongkos Tewas di Jalan Saat Pulang Sendirian

Perusahaan itu mengklaim berhasil menghasilkan plasma untuk perawatan klinis setelah tes keamanan biologis darah yang ketat, inaktivasi virus dan pengujian aktivitas antivirus.

Plasma ini sudah diujicoba pada pasien dan berhasil menyembuhkan 11 pasien dalam kondisi kritis dengan hasil signifikan.

Fase pertama perawatan dilakukan pada tiga pasien sakit kritis di Wuhan pada 8 Februari lalu.

Kemudian, pada fase berikutnya, berhasil menyembuhkan pasien lainnya.

Saat ini, plasma tersebut sedang digunakan untuk merawat lebih dari 10 pasien sakit kritis akibat virus corona.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved