KARIMUN TERKINI

902 Rumah di Kundur Karimun Tak Dapat Suplai Air Bersih, PDAM Sebut Sumber Air Baku Mengering

Setelah pelanggan di Moro, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Karimun juga menghentikan aliran air bersih ke pelanggannya di Pulau Kundur.

902 Rumah di Kundur Karimun Tak Dapat Suplai Air Bersih, PDAM Sebut Sumber Air Baku Mengering
TRIBUNBATAM.ID/ELHADIF PUTRA
Penampakan Waduk Tempan Desa Lubuk, Kecamatan Kundur Karimun mengering. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Setelah pelanggan di Moro, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Karimun juga menghentikan aliran air bersih ke pelanggannya di Pulau Kundur.

Penghentian ini mulai dilakukan sejak Senin (17/2/2020). Penyebabnya adalah musim kemarau yang membuat keringnya waduk sumber air baku di Pulau Kundur.

Selama ini PDAM Tirta Karimun Cabang Tanjung Batu menggunakan air dari Waduk Tempan Desa Lubuk, Kecamatan Kundur.

Diberhentikannya pasokan air ke pelanggan dibenarkan oleh Kepala PDAM Tirta Karimun Cabang Tanjungbatu, Arman. Ia menyebutkan pelanggan PDAM di Pulau Kundur sebanyak 902 rumah.







"Secara keseluruhan saat ini tidak bisa menikmati air bersih. Karena sumber air baku mulai mengering," katanya.

Arman juga belum bisa memastikan kapan penghentian penyaluran air bersih tersebut berakhir.

"Kita akan kembali alirkan jika waduk kembali ada airnya," ujarnya.

Air PDAM Tak Mengalir Normal, Warga Karimun Keluar Uang untuk Beli Air

Warga Moro Karimun Kesulitan Air Bersih, Dirut PDAM Tirta Karimun: Waduknya Kering Kondisi Alam

Air di Waduk Tempan di Desa Lubuk mulai mengering sekitar pertengahan Juni 2019. Kondisi itu terus berlanjut hingga Desember 2019.

Di pertengahan Desember 2019 hingga pertengahan Februari 2020, hujan sempat turun dan membuat debit air di Waduk Tempan Desa Lubuk Kecamatan Kundur kembali naik. Namun saat ini air waduk kembali mengering.

Dengan penghentian penyaluran air bersih, PDAM Tirta Karimun membuat kebijakan dengan tidak mengenakan biaya tagihan air kepada pelanggan.

Halaman
1234
Penulis: Elhadif Putra
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved