BATAM TERKINI

DITUDING Picu Kemacetan, Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Laluan Madani Batam Dihentikan, Ini Gantinya

Rekayasa lalu lintas di jembatan layang (fly over) Laluan Madani Kota Batam akhirnya dihentikan karena banyak diprotes warga Batam. Ini alasannya.

DITUDING Picu Kemacetan, Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Laluan Madani Batam Dihentikan, Ini Gantinya
TRIBUNBATAM.id/ICHWAN NUR FADILLAH
Rekayasa lalu lintas di jembatan layang (fly over) Laluan Madani Batam mulai diberlakukan, Rabu (12/2/2020). 

DITUDING Picu Kemacetan, Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Laluan Madani Batam Dihentikan, Ini Gantinya

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Rekayasa lalu lintas di jembatan layang (fly over) Laluan Madani Kota Batam akhirnya dihentikan.

Penyebabnya, banyak warga Batam memberikan kritikannya terhadap aturan rekayasa lalu lintas ini karena dianggap menyebabkan kemacetan.

"Sudah kami hentikan. Penghentian sendiri sekitar 4 atau 5 hari lalu," ungkap Kabid Lalu Lintas (Lalin) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Edward Purba, Selasa (18/2/2020).

Ia mengatakan jika rekayasa lalu lintas di fly over Laluan Madani Batam tak efektif sehingga pihaknya mengambil langkah cepat agar kritikan warga tak lagi bermunculan.

"Rekayasa itu sebenarnya hanya untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas beberapa waktu lalu yang terjadi di fly over dan terekam CCTv. Lucu juga jika warga Batam tak tahu kalau jalan lurus itu lebih baik lewat di atas jembatan," tambahnya.

CATAT! Satlantas Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Laluan Madani Batam, Cek Jalur Barunya!

Guna mengantisipasi kejadian serupa saat peristiwa lakalantas terjadi di fly over Laluan Madani Batam, Dishub pun mengantisipasinya dengan memberikan Rambu Pendahulu Penunjuk Jurusan (RPPJ) di setiap ruas jalan.

"Kalau mau ke Nagoya dari Kabil, silahkan lewat atas. Begitu juga sebaliknya. RPPJ juga berguna bagi warga pendatang yang belum tahu aturan lalu lintas di jembatan layang itu," tegasnya.

Edo (panggilan akrab Edward) meyakini jika kecelakaan lalu lintas di fly over Laluan Madani Batam yang terekam CCTv beberapa waktu lalu bukanlah warga Batam asli.

Sebab analisanya, jika warga Batam tentu si pengemudi menyadari bahwa jalan lurus lewat traffic light di bawa fly over dilarang.

"Kalau kita menggunakan Google Maps, memang jalur itu menunjukkan lewat bawah. Atau mungkin yang mengemudi itu warga yang baru datang ke Batam," katanya. (tribunbatam.id/ ichwannurfadillah)

Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved