BINTAN TERKINI

INI Jawaban Bupati Bintan, Ditanya Penanganan Kasus Karhutla dan Limbah Minyak yang Sedang Marak

Apri mengatakan, pihaknya tak bisa menganggarkan khusus terkait dengan kehutanan, karena kewenangannya ada di provinsi.Begitu juga dengan kasus limbah

INI Jawaban Bupati Bintan, Ditanya Penanganan Kasus Karhutla dan Limbah Minyak yang Sedang Marak
TribunBatam.id/AlfandiSimamora
Bupati Bintan, Apri Sujadi 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan pencemaran limbah hitam kembali melanda wilayah Kabupaten Bintan sepanjang 2020.

Hal ini juga menjadi atensi sejumlah pihak terkait untuk melakukan penanganan terhadap kedua kasus tersebut.

Menanggapi hal itu, Bupati Bintan Apri Sujadi menyampaikan, kasus Karhutla dan limbah minyak hitam memang harus ditangani langsung.

"Sebab kedua kasus ini sudah masalah yang menjadi rutinitas tiap tahunnya. Sehingga kita sebagai pemerintah daerah harus sigap mengatasi hal ini," ucap Apri, baru-baru ini.







Apri mengaku, penanganan kasus karhutla ada dua hal yang perlu diperhatikan.

Salah satunya jika kejadian karhutla itu dikarenakan bencana. Pemkab Bintan mempunyai kewajiban untuk menangani karena ada dinas terkait yang menanganinya langsung.

Ini Gaya Kapolsek Gunung Kijang Bintan Ajak Warganya Cegah Karhutla, Masih Lidik Kasus di Wilayahnya

Lagi, Limbah Minyak Hitam Cemari Pesisir Pantai Desa Pengudang Bintan, Ini Keluhan Pengelola Wisata

Namun jika mengenai kebakaran hutan, peran provinsi yang harus lebih besar. Pasalnya Pemkab Bintan tidak memiliki dinas bidang kehutanan, sehingga untuk menganggarkan itu tidak bisa.

Hal ini juga bukan hanya di Bintan saja, tetapi semua kabupaten/kota yang ada di Indonesia sama permasalahannya.

"Jadi kita tidak bisa menganggarkan khusus terkait dengan kehutanan, karena kewenangannya ada di provinsi. Tapi kita hadir dalam rangka penanggulangan bencana.

Namun fasilitas anggaran dan sebagainya sangat terbatas. Maka dari itu, kami mendorong pemerintah provinsi betul-betul untuk membuat sebuah regulasi dalam penanganan kasus karhutla," terangnya.

Halaman
1234
Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved