ADVERTORIAL

Lukita Sebut Ekonomi Batam Terpuruk Akibat Corona, Pemerintah Jangan Tinggal Diam

Menurutnya, imbas corona pada sektor pariwisata sudah sangat dirasakan para pelaku wisata. Karena itu perlu dilakukan langkah terkait

Lukita Sebut Ekonomi Batam Terpuruk Akibat Corona, Pemerintah Jangan Tinggal Diam
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Lukita Dinarsyah Tuwo 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Virus corona tak hanya berdampak pada kesehatan namun juga banyak sektor lainnya, termasuk ekonomi. Dampak ekonomi juga dirasakan secara global. Sedikit banyak, sektor ekonomi Indonesia juga turut terdampak imbas virus mematikan itu. Batam adalah satu di antaranya.

Setelah ribuan orang dihantam gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat dari tutupnya pabrik PT Foster Elektronic Indonesia dan PT Unisem Batam, kini pekerja di Kota Madani dihantui dampak Corona. Ekonomi Batam turun drastis dari segi sektor pariwisata, penyebrangan dan aktivitas ekspor maupun impor.

Mantan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam yang juga bakal calon Wali Kota Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, masyarakat, pengusaha, dan tokoh di Batam kerap menanyakan hal itu saat ia blusukan menyapa masyarakat.

Menurutnya, imbas corona pada sektor pariwisata sudah sangat dirasakan para pelaku wisata. Mulai dari turis anjlok yang berdampak pada turunnya okupansi hotel, pedagang makanan yang sepi pembeli hingga sektor transportasi minim konsumen.







"Imbas corona sangat kuat di berbagai lini dan telah bikin ekonomi memburuk," kata dia, Selasa (18/2/2020).

Meski dampaknya sudah sangat jelas terasa, ada hal yang disayangkan Lukita. Menurutnya, Pemerintah Kota Batam tidak melakukan mitigasi akan hal itu. Seharusnya, menurut Lukita, pemerintah berada di depan untuk mengantisipasi dan mengatasi persoalan ekonomi yang terdampak corona.

"Ekonomi Batam saat ini malah seperti autopilot. Ekonomi berjalan dengan sendirinya, seperti pengusaha, pelaku UMKM berjalan sendiri, mereka berjuang sendiri padahal ada pemerintahan yang seharusnya yang berada di depan membuat strategi, menetapkan kebijakan, melaksanakan langkah-langkah untuk menggerakkan ekonomi Batam," tambah dia.

Dilanjutkannya, jika kondisi seperti ini didiamkan, ekonomi Batam akan makin terpuruk. Lukita menyebut, saat ini sudah waktunya bagi petahana sekaligus ex officio untuk berbuat nyata. Tidak justru sebatas kampanye untuk pencalonan dirinya di Pilwako Batam mendatang. (*)

Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved