BATAM TERKINI

Polisi Ungkap Motif Pemuda Panjat Tower SUTET di Bengkong Batam, Ternyata Gegara Ini

Percobaan bunuh diri itu terkuak, tujuannya ingin memantik perhatian warga agar mengasihani dia dipulangkan ke pulau Jawa.

Polisi Ungkap Motif Pemuda Panjat Tower SUTET di Bengkong Batam, Ternyata Gegara Ini
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Diduga stres, seorang pemuda bertato, nekat memanjat tiang tower SUTET di dekat Perumahan Pantai Gading, Tanjung Buntung, Bengkong, Batam, Kepri, Selasa (18/2/2020) sore. 

TRIBUNBATAM.ID, BATAM - Kapolsek Bengkong AKP Yuhendri Januar, ungkap identitas pemuda pemanjat tiang tower saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) di Perumahan Pantai Gading, Bengkong, Batam, Kepri Selasa (18/2) sore.

Ia mengatakan, nama pemuda itu Iwan Setiawan. Lahir di Panemba (Yogjakarta), umur 23 tahun. Diduga sedang Stres. Karena ia mau pulang ke kampung halamannya di Pulma Jetti, Desa Purwoharja, Kota Banjar, Provinsi Jawa Barat. Namun tak ada ongkos pulang.

"Dia bersorak minta keadilan dipulangkan ke Pulma Jetti," ujar Yuhendri.

Percobaan bunuh diri itu terkuak, tujuannya ingin memantik perhatian warga agar mengasihani dia dipulangkan ke pulau Jawa. Sebab, selama beberapa waktu di Batam, tidak memiliki pekerjaan tetap.







"Pada pukul 17.30 WIb, korban berhasil dibujuk untuk tidak melakukan percobaan bunuh diri. Lalu kemudian turun dari Sutet ketinggian 30 meter di depan Perumahan Pantai Gading," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pemuda bertato, nekat memanjat tiang tower saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET). Kejadian itu di Sutet dekat Perumahan Pantai Gading, Tanjung Buntung, Bengkong, Batam, Kepri, Selasa (18/2/2020) sore.

Diduga Stres, Pemuda Bertato Panjat Tower SUTET di Bengkong Batam, Saat Diturunkan Menangis

Pasien Rumah Singgah di Batam Tewas Kesetrum Listrik, Sempat Dibujuk Saat Panjat Tower

"Ada berjam-jam dia di atas itu. Sepertinya sedang stres. Ngomongnya juga tadi tidak jelas. Sudah, sudah diamankan sama Polsek Bengkong dan dibawa ke sana," ujar Asron, warga Perumahan Pantai Gading.

Saat diturunkan, pemuda itu tidak terjadi hal yang merugikan nyawanya.

"Hanya saja dia tadi menangis. Iya, keknya stres lah dia itu," ucap Asron.

"Mereka kadang ngamen," katanya.

(Tribunbatam.id/leo halawa)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved