Akibat COVID-19, Singapura Belum Bisa Pastikan Kapan Industri Pariwisata Pulih Kembali

Pemerintah Singapura dan Singapore Tourism Board (STB) masih belum bisa memperkirakan kapan situasi pariwisata di Singapura akan bisa kembali normal.

Kompas.com
Singapura 

TRIBUNBATAM.id - Singapura merupakan salah satu negara di dunia yang terkena dampak besar wabah virus Corona atau COVID-19.

Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Singapura untuk mencegah penyebaran virus Corona lebih parah lagi.

Mulai dari sektor perekonomian hingga pariwisata juga dikabarkan telah menurun.

Berdasarkan data dari China's NHC, telah ada sekitar 81 orang yang terinfeksi di Singapura dan 26 diantaranya telah diperbolehkan untuk pulang karena berhasil sembuh.

Menurut Executive Director STB untuk South East Asia, John Gregory Conceicao, banyaknya orang yang berhasil sembuh itu jadi tanda yang sangat baik.

Namun hingga kini, pemerintah Singapura dan Singapore Tourism Board (STB) masih belum bisa memperkirakan kapan situasi akan kembali normal.

Tak Terkena Dampak virus Corona, Tempat Wisata di Singapura Tetap Buka Seperti Biasa

Termasuk kapan industri pariwisata Singapura bisa pulih kembali.

“Kami belum tahu. Namun menurut perdana menteri kami, belajar dari kasus SARS dahulu kami butuh lima bulan (untuk pulih). Mungkin untuk ini kami butuh waktu lebih lama,” jelas John ketika ditemui Kompas.com pada Selasa (18/2/2020).

Menurut John, Singapura diperkirakan akan membutuhkan waktu sekitar lima sampai enam bulan untuk kembali pulih.

Untuk sementara waktu, Singapura akan terus menunggu hingga situasi corona ini mereda.

Halaman
12
Editor: Putri Larasati Anggiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved