BATAM TERKINI

Peningkatan Manfaat JKK & JKM, BPJAMSOSTEK Batam Nagoya Gelar Costumer Relationship Management

Kenaikan manfaat Program JKK dan JKM, Penghargaan Paritrana Award serta Gerakan Nasional (GN) Lingkaran menjadi pembahasan dalam kegiatan BPJAMSOSTEK

Peningkatan Manfaat JKK & JKM, BPJAMSOSTEK Batam Nagoya Gelar Costumer Relationship Management
TRIBUNBATAM.ID/ZABUR ANJASFIANTO
Kepala BPJAMSOSTEK Batam Nagoya Surya Rizal saat menyampaikan kenaikan manfaat Program JKK dan JKM, Penghargaan Paritrana Award serta GN Lingkaran di Kegiatan CRM di Harmoni One Hotel, Rabu (19/2/2020) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dalam rangka memperkuat sinergitas dengan perusahaan binaan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJAMSOSTEK) Batam Nagoya menggelar kegiatan Costumer Relationship Management (CRM) di Harmoni One Hotel Batam di Batam Center, Batam, Kepri, pada Rabu (19/2/2020).

Kepala BPJAMSOSTEK Batam Nagoya, Surya Rizal mengatakan pada kegiatan CRM kali ini ada beberapa hal yang ingin diinformasikan kepada perusahaan. Yakni terkait kenaikan manfaat Program Jaminan Kecelekaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), Penghargaan Paritrana Award serta Gerakan Nasional (GN) Lingkaran.

“Yang pertama adalah peningkatan manfaat dari program JKK dan JKM yang tertuang di dalam amanah Peraturan Pemerintah (PP) No.82 Tahun 2019, tentang Perubahan PP No 44 Tahun 2015, tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian,” kata Surya.

Ia menyebutkan, peningkatan manfaat JKK dan JKM tersebut sangat signifikan, di antaranya total santunan JKM dari Rp 24 juta menjadi Rp 42 juta dan bantuan beasiswa bagi anak, dari satu orang anak senilai total Rp 12 juta, menjadi dua orang anak dengan bantuan pendidikan sejak TK sampai dengan kuliah senilai maksimal Rp 174 juta.







Tidak hanya jumlah santunan, kenaikan tersebut juga berlaku pada santunan uang penggantian biaya transportasi bagi tenagakerja yang mengalami kecelakaan kerja.

Jika transportasi darat sebelumnya maksimal Rp 1 juta menjadi maksimal Rp 5 juta, transportasi laut dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 2 juta, sedangkan transportasi udara dari maksimal Rp 2,5 juta menjadi Rp 10 juta.

BPJAMSOSTEK Serahkan Santunan Korban Kecelakaan di Bukit Daeng Batam

Tunggu Turunan Undang Undang, Program Pensiun PNS Dialihkan ke BPJAMSOSTEK

Kemudian, Santunan Tidak Mampu Bekerja (STMB) bagi pekerja alias tenaga kerja yang tidak mampu bekerja terjadi peningkatan pada periode enam bulan kedua yang sebelumnya sebesar 75 persen dari upah, diubah menjadi 100 persem dari upah, ditambah santunan biaya pemakaman sebesar Rp 3 juta, di PP No.82 diubah menjadi Rp10 juta.

Terkait Paritrana Award Tahun 2020 Surya menjelaskan bahwa perusahaan-perusahaan dengan kategori skala menengah hingga skala besar di Kota Batam memiliki potensi untuk mendapatkan Anugerah Paritrana di tahun ini.

“Untuk Penghargaan Paritrana Tahun 2019, ada tiga perusahaan dari Kota Batam yang mencapai tahap akhir dan berpeluang meraih penghargaan tersebut, sehingga diharapkan melalui kegiatan CRM ini jumlah tersebutakan semakin bertambah di tahun 2020.

“Yang penting perusahan tersebut tertib dan taat aturan, dalam arti perusahaan tersebut sesuai dalam melaporkan upah pekerjanya, bukan Perusahan Daftar Sebagian (PDS) baik dari program serta jumlah pekerja yang didaftarkan, serta membayarkan iuran tepat waktu,” ungkap Surya.

Surya mengajak perusahaan-perusahaan tersebut untuk menyisihkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) guna membantu membayar iuran kepesertaan pekerja rentan dalam program GN Lingkaran BPJMASOSTEK.

“Sifatnya iuran yang dibayarkan itu bersifat stimulus, rata-rata dibayarkan 3 bulan pertama, namun tetap diberikan perlindungan selama 6 bulan, kan kan tetapi tidak menutup kemungkinan perusahaan membayar setelah 3 bulan pertama laluakan diteruskan oleh para pekerja,” jelasnya.

GN Lingkaran juga dirancang dalam sebuah sistem elektronik berbasis web yang akun tabel dan transparan, sehingga dapat menjadi alternatif bagi lembaga filantropi maupun perorangan untuk menyalurkan donasinya secara tepat sasaran.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan Jaminan KecelakaanKerja (JKK) secara simbolis kepada dua orang ahli waris peserta dengan total santunan mencapai Rp 581,3 juta.

Salah satunya kepada ahli waris dari Sri Wahyuni yang menjadi korban meninggal pada kecelakaan di kawasan MukaKuning beberapa hari yang lalu, dengan jumlah santunan sebesar Rp 231,9 juta

Selanjutnya, kepada ahli waris atas nama Irwan Effendi dengan jumlah santuan sebesar 349,4 juta. (tribunbatam.id/zabur anjasfianto)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved