VIDEO -Banyak Angkutan Umum dan Barang di Batam Tak Uji KIR, Terungkap Saat Razia di TOP 100 Tembesi

Sebanyak 30 angkutan umum dan angkutan barang terjaring razia Pengangkutan Barang dan Umum (Pengumbar) yang digelar di Top 100 Tembesi

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 30 angkutan umum dan angkutan barang terjaring razia Pengangkutan Barang dan Umum (Pengumbar) yang digelar di Top 100 Tembesi, Rabu (19/2/2020).

Angkutan barang dan angkutan umum yang terjaring razia rata - rata tidak melakukan uji KIR, padahal, kendaraan harusnya diuji setiap enam bulan sekali.

Angkutan umum dan angkutan barang yang terjaring razia, dibawa ke kantor Dinas Perhubungan Kota Batam, untuk ditindak lanjuti.

Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kota Batam, Edward Purba, mengatakan, angkutan umum dan angkutan barang yang terjaring razia adalah angkutan yang tidak melakukan uji KIR kelayakan kendaraan.

"Jadi uji KIR ini adalah pengecekan yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan mengenai kelayakan kendaraan. Dalam uji KIR ini semua diperiksa," kata Edward.

 BREAKING NEWS - Dishub Batam Razia Angkutan Umum dan Barang di Depan TOP 100 Tembesi

 

Dia mengatakan saat ini banyak kendaraan khusus ya angkutan barang, yang tidak layak jalan. Namun tetap digunakan.

"Kelayakan yang diperiksa mulai dari kondisi kendaraan, roda, lampu, bodi kendaraan, dan juga uji emulsi atau pengasapan," kata Edward.

Dia mengatakan, kecelakaan yang sering terjadi di jalan raya, bisa disebabkan banyak hal.

Namun yang paling utama adalah kelayakan kendaraan.

Sementara saat ditanya mengenai angkutan umum yang ada di Batam, Edward mengatakan, dari segi fisik masih banyak 80 persen angkutan umum di Batam, masih layak.

Halaman
12
Penulis: Ian Pertanian
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved