Bermodal Seragam, Anggota Intel Polda Sumsel Gadungan Minta Beli Rumah dan DP Sepeda Motor ke Pacar

Mengaku anggota intel Polda Sumsel, polisi gadungan diringkus anggota Polrestabes Palembang. Bermodal seragam polisi, ia meminta rumah dan DP motor.

Bermodal Seragam, Anggota Intel Polda Sumsel Gadungan Minta Beli Rumah dan DP Sepeda Motor ke Pacar
SRIPOKU.COM / ANDI WIJAYA
Kasi Propam Polrestabes Palembang, Kompol Dashril dan anggota saat menangkap Rio, anggota intel Polda Sumsel gadungan, Kamis (20/2/2020). 

PALEMBANG,TRIBUNBATAM.id - Warga Lahat, Rio diringkus anggota Polrestabes Palembang di Jalan Jakabaring, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring, Kamis (20/2/2020) sekira pukul 3 sore.

Ulah pria 45 tahun ini sudah dianggap meresahkan, karena mengaku sebagai anggota Polda Sumsel dan memeras buruh migran Indonesia di Singapura, Munawaro (40).

Dari Munawaro, Rio meraup uang hingga puluhan juta Rupiah. Dikutip dari Tribunnews.com, sepak terjang Rio sebagai polisi gadungan terungkap setelah anggota Propam Polrestabes Palembang mendapatkan informasi mengenai informasi dari orang tua korban, Rumina (54).

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji melalui Kasi Propam Polrestabes Palembang, Kompol Dasril Efendi mengatakan setelah mendapatkan informasi dari orangtua korban pihaknya melakukan strategi penjebakan untuk menangkap pelaku tersebut.

"Kami melakukan penjebakan untuk menangkap pelaku dengan melakukan pertemuan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan melibatkan anak korban Ri (15) untuk mengambil uang di bank, sehingga kami berhasil menangkap pelaku di TKP," ungkapnya.

Selain pelaku, anggota juga mengamankan satu unit sepeda motor matik dan uang tunai sebesar Rp 3 juta.

"Setelah menangkap pelaku, kemudian kami serahkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang untuk diproses secara hukum," ungkapnya.

Satuan Reskrim Polrestabes Palembang bakal mengembangkan kasus ini untuk mencari adanya korban lain.

"Usai kita serahkan dan dibuat laporan polisi, unit reskrim bakal mengembangkan kasus ini," katanya.

Orang tua korban, Rumina mengaku, pelaku dan korban sudah berpacaran selama tiga tahun.

Halaman
123
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved