Bukan Hanya Singapura, Virus Corona Hantam Ekonomi Batam, Karyawan Terancam Dirumahkan

Bukan hanya Singapura, dampak virus Corona juga menghantam perekonomian Batam. Ditambah lagi PMK 199

Bukan Hanya Singapura, Virus Corona Hantam Ekonomi Batam, Karyawan Terancam Dirumahkan
TRIBUNBATAM.ID/ARGIANTO
Antisipasi masuknya virus corona, petugas memeriksa suhu tubuh wisatawan yang baru tiba di Pelabuhan Internasional Batam Centre, Selasa (28/1/2020) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Bukan hanya Singapura, dampak virus Corona juga menghantam perekonomian Batam.

Khusus di Batam, warga Batam juga sedang mempersoalkan PMK 199 Tahun 2019.

Dampak virus Corona memang merambah ke ekonomi.

Dolar Singapura terperosok bahkan diramalkan akan mencapai level terendah sejak 2017.

Sejumlah perusahaan  di Batam kehabisan bahan baku produksi.

Selain itu, tenaga ahli yang berasal dari China tidak bisa datang sehingga kegaiatan produksi terhenti.

Demikan disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Dinaker) Kota Batam Rudi Sakyakirti dihadapan sejumlah pemimpin perusahaan di sela-sela kegiatan Costumer Relationship Management (CRM) yang digelar BPJAMSOSTEK Batam Nagoya di Harmoni One Hotel, Rabu (19/2/2020).

Tak Terkena Dampak Virus Corona, Tempat Wisata di Singapura Tetap Buka Seperti Biasa

Rudi menyebutkan, jika bahan baku hingga akhir Februari 2020 tidak ada, maka sejumlah perusahaan di Batam terpaksa merumahkan karyawan.

"Ada teman-teman perusahaan menyampaikan ke saya, kalau dirumahkan gaji tidak dibayar apa bisa. Saya jawab tidak boleh, ya harus ikuti peraturan yang ada," kata Rudi.

Tidak adanya bahan baku ini, kata Rudi karena transportasi tidak ada dari China.

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved