Kapal Kayu Bermuatan Barang Kandas di Perairan Bintan, ABK Menghilang, Ini Muatannya

Kapal kayu KM Sinar Abadi yang dikabarkan berlayar dari perairan Tanjungbalai Karimun ke Johor, Malaysia kandas di perairan depan Kampung Rambutan

Kapal Kayu Bermuatan Barang Kandas di Perairan Bintan, ABK Menghilang, Ini Muatannya
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Penampakan kapal kayu yang kandas di perairan depan Kampung Rambutan, Sekera, Tanjunguban, Bintan Utara. 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Kapal kayu KM Sinar Abadi yang dikabarkan berlayar dari perairan Tanjungbalai Karimun ke Johor, Malaysia kandas di perairan depan Kampung Rambutan, Sekera, Tanjunguban, Bintan Utara.

Dari informasi yang didapatkan Tribun di lapangan kejadian, kandasnya kapal itu baru diketahui warga pada Jumat (21/2/2020) sekitar pukul 06.00 WIB.

Kapal itu diduga membawa muatan barang seperti suku cadang onderdil alat berat, suku cadang mesin diesel, minyak goreng, sayur-sayuran dan buah-buahan.

Salah satu warga sekitar bernama Ana bercerita, awalnya ada warga yang hendak melaut di pagi hari melihat kapal kayu yang berlabuh dengan posisi miring dengan jarak sekitar 100 meter dari bibir pantai.






Para nelayan pun penasaran melihat kapal yang dalam posisi miring tersebut dan mencoba mendekatinya.

“Saat didekati, para nelayan melihat kapal itu kandas. Namun ternyata di atas kapal tersebut sudah tidak ada ABK,” ucapnya.

Pernah Ditawari Uang sampai Rp 1 M Supaya Lolos Tes CPNS, Ini Sikap Irma Annisa Kepala BKPSDM Bintan

Pariwisata Bintan Melesu Dampak Corona, DPRD Agendakan Raker dengan Disbudpar Bintan

Pada saat ditemukan, sebagian badan kapal dalam posisi sudah tenggelam. Sejumlah barang yang dibawa juga terlihat basah.

“Saat itu warga mencoba mengangkut kapal ke darat. Namun saat akan diangkut, pihak kepolisian tiba di lokasi kejadian dan mengamankan barang-barang yang ada di lokasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Polair Polres Bintan AKP Suardi mengakui, memang ada kapal yang kandas di perairan Sekera.

“Usai menerima laporan itu, anggota langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan,” ungkapnya.

Suardi menambahkan, terkait kapal yang dalam kondisi setengah tenggelam dan tidak ada ABK itu masih diselidiki.

“Saat ini kita masih selidiki,” ujarnya. (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved