TRAGEDI BUKIT DAENG

Kelaikan Transportasi Umum di Batam Jadi Sorotan, Ini Kata Organda Kepri

Ketua DPD Organda Kepri, Mulawarman, permasalahan transportasi umum di Batam menjadi tanggung jawab bersama

Kelaikan Transportasi Umum di Batam Jadi Sorotan, Ini Kata Organda Kepri
TRIBUNBATAM.ID/IAN SITANGGANG
ilustrasi angkutan umum di Batam. Bimbar jurusan Tanjunguncang-Jodoh. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kelaikan transportasi umum di Batam tengah disorot.

Apalagi sejak kecelakaan maut di Jalan R. Suprapto (Bukit Daeng) Kota Batam beberapa hari lalu

Operasi gabungan dari instansi berwenang pun turut dilakukan untuk mengecek kelaikan kendaraan dan persyaratan administratif pengemudi.

Menyikapi ini, Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Kepri pun ikut ambil sikap.





Menurut Ketua DPD Organda Kepri, Mulawarman, permasalahan transportasi umum di Batam menjadi tanggung jawab bersama.

"Idealnya, pemerintah dapat menyediakan angkutan dan menunjuk badan usaha (anggota Organda) sebagai operator. Persis seperti pengelolaan Trans Batam," jelasnya kepada Tribun Batam, Jumat (21/2/2020).

Cegah Transportasi Umum Ugal-Ugalan, Dishub Batam Minta Tanda Pengenal Pengemudi Jadi Atribut Wajib

Cara ini, lanjutnya, kerap dikenal dengan sistem Public Service Obligation (PSO) atau anggaran subsidi transportasi.

"Caranya mungkin dilakukan peremajaan kendaraan yang sudah tidak laik dengan sistem PSO. Pemerintah membeli mobilnya, operatornya diserahkan ke swasta atau swasta yang menyediakan mobil dan menjadi operatornya pemerintah yang menyediakan pelayanan," sambungnya.

Sistem ini, kata Mulawarman lagi, tak akan memberikan kerugian terhadap pemerintah. Sebab, hasil pengelolaan akan tetap masuk ke khas pemerintah.

Ia merujuk kepada pengelolaan transportasi di daerah Jakarta. Di mana, pengelolaannya telah dibentuk dalam unit Badan Layanan Umum (BLU). Sehingga, ketika pengelolaan transportasi oleh pemerintah telah mendatangkan keuntungan, pemerintah wajib melepasnya ke pihak swasta.

Halaman
12
Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved