Breaking News:

POLDA KEPRI UNGKAP KASUS TKI ILEGAL

KRONOLOGI Penangkapan 11 Orang TKI/PMI Ilegal dan 3 Tersangka Oleh Polda Kepri

Polda Kepri melakukan konfrensi pers terkait Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau Pekerja Migran Indonesia secara ilegal, Jumat (21/2/2020).

Penulis: | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDDIN HAMAPU
Polda Kepri melakukan konfrensi pers terkait Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau Pekerja Migran Indonesia secara ilegal, Jumat (21/2/2020). 

KRONOLOGI Penangkapan 11 Orang TKI/PMI Ilegal dan 3 Tersangka Oleh Polda Kepri

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Polda Kepri melakukan konfrensi pers terkait Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau Pekerja Migran Indonesia secara ilegal, Jumat (21/2/2020).

Konferensi Pers tersebut dipimpin oleh Wadirkrimun Polda Kepri AKBP Ruslan Abdul Rasyid, didampingi kasubdit Penmas Humas Polda Kepri AKBP Priyo Prayitno.

Dalam pemaparannya, Ruslan menyebutkan para TKI/ PMI Ilegal tersebut diketahui pulang dari Malaysia secara ilegal sebanyak 11 orang dan ditinggal oleh tekong di pinggir pantai Memban kelurahan Batu Besar, Nongsa, kota Batam pada 18 Februari 2020.

"Kita dapat laporan dari masyarakat dan melakukan pengaman terhadap ke sebelas korban," ujarnya

Ruslan mengatakan, pihaknya melakukan pengembangan dan mengamankan 3 orang tersangka yang berinisial AK, MK dan AN sehari setelah pengamanan 11 orang TKI/PMI Ilegal di Tanjung Memban, Nongsa 19 Februari 2020.

Menurut Ruslan, ketiga pelaku yang menjemput kepulangan 11 TKI/PMI yang dipekerjakan secara ilegal itu diamankan di tempat persembunyian di Tanjung Memban, Nongsa.

"Kita amankan ketiga pelaku dan 1 buah Kapal fiber dengan satu buah mesin 200 PK kemudian dua buah handphone milk para tersangka yang digunakan untuk berkomunikasi," jelas Wadirkrimun Polda Kepri itu.

Ruslan mengatakan bahwa para 11 korban TKI/PMI Ilegal saat ini sudah dipulangkan ke daerah asalnya di mana pihaknya berkordinasi Dengan BP3TKI untuk hal tersebut. 

39 TKI Ilegal Diamankan  

Selain 35 orang TKI ilegal yang berhasil diamankan Satpolairud Polres Bintan, ternyata 4 orang TKI ilegal yang sempat bersembunyi di semak-semak kembali diamankan Jajaran Satpolairud Polres Bintan.

"Empat orang sempat bersembunyi di semak-semak, setelah kita amankan 35 orang TKI ilegal tersebut. Namun ketika kita membawa 35 orang TKI, empat orang TKI ilegal yang bersembunyi keluar dan di amankan RT setempat dengan langsung menyerahkan ke kita," kata Kasat Polairud Polres Bintan, AKP Suardi, Senin (17/2/2020).

Suardi menyebutkan, pengungkapan kasus TKI ilegal tersebut dilakukan atas adanya informasi dari masyarakat tentang adanya TKI ilegal yang akan diberangkatkan ke Malaysia melalui pelabuhan tidak resmi di wilayah pantai Trikora Desa Malang Rapat Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan.

Sedangkan untuk jumlah total TKI Ilegal yang diamankan saat ini dari pengungkapan kemarin, berjumlah 39 orang TKI Ilegal.

Dari 39 orang TKI ilegal, di antaranya terdiri dari 33 orang laki-laki dan 6 orang perempuan.

 BREAKING NEWS - 39 TKI Ilegal Dipindahkan ke Mes Satpolairud Polres Bintan

"Selain 39 TKI ilegal tersebut, turut diamankan juga ABK kapal yang akan memberangkatkan serta 3 orang sopir mobil yang mengantar TKI ilegal tersebut ke pantai Trikora," terangnya.

Ia juga menambahkan, perekrut TKI ilegal yang diamankan juga sedang di periksa.

Di mana ada dua orang yang menjadi tersangka yakni inisial DN(33) dan JF(40).

"Kita masih periksa kedua pelaku untuk pengembangan lebih lanjut," ungkapnya. ( TRIBUNBATAM.id/ALAMUDIN/Alfandi Simamora)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved