VIDEO - Pansos di Medsos, Dosen dan Mahasiswi Bikin Konten Pura-pura Berkelahi, Kini Jadi Tersangka

Beberapa hari terakhir warganet dihebohkan dengan video baku hantam tiga orang pria, yang terjadi di zebra cross di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat.

TRIBUNBATAM.id - Beberapa hari terakhir warganet dihebohkan dengan video baku hantam tiga orang pria, yang terjadi di zebra cross di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat.

Dalam video tersebut nampak seorang pria berkemeja biru yang membawa tas hitam dikeroyok dua pria dan dilerai oleh dua pria lain.

Namun faktanya video tersebut hanyalah rekayasa, untuk meningkatkan popularitas pelaku.

Dilansir oleh TribunJakarta.com, dalang dari video rekayasa tersebut ada 2 orang, FG (25) dan YA (21).

Mereka berdua adalah orang yang terpelajar, FG seorang dosen, sementara YA adalah seorang mahasiswi.

Demi panjat sosial di media sosial, mereka rela melakukan adegan palsu tersebut yang tentunya meresahkan masyarakat.

Mereka sepakat membuat konten baku hantam, yang dilakukan di zebra cross di Jalan MH Thamrin.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto mengatakan, rekayasa baku hantam ini bermula dari ide FG.

Kemudian, FG meminta tolong YA untuk merekam video baku hantam yang direkayasa tersebut.

FG dan YA kemudian mencari orang yang bersedia dibayar untuk jadi pemeran dalam adegan tersebut.

Halaman
123
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved