TANJUNGPINANG TERKINI

Cegah Penyalahgunaan Obat Terlarang, 75 Pegawai Basarnas Tanjungpinang Dites Urine

Sebanyak 75 pegawai kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Tanjungpinang menjalani pemeriksaan urine.

Cegah Penyalahgunaan Obat Terlarang, 75 Pegawai Basarnas Tanjungpinang Dites Urine
TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA
Petugas Basarnas saat menjalani tes urine oleh BNN Kota Tanjungpinang, Jumat (21/2/2020) 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 75 pegawai kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Tanjungpinang menjalani pemeriksaan urine. Tes urine ini dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang.

Kepala Basarnas Kelas A Tanjungpinang, Mu'min Maulana mengatakan, tes urine dilakukan atas permintaan dari Basarnas Pusat, sehingga pihaknya bekerjasama dengan BNN Kota Tanjungpinang untuk melaksanakan perintah itu.

"Jadi kita gelar Jumat ini pelaksanaannya untuk mengikuti tes urine," ujarnya, Jumat (21/2/2020).

Disampaikan, tes urine dilakukan baru khusus di wilayah Tanjungpinang saja. Sementara di bawah wilayah kerja Basarnas Tanjungpinang belum.




"Tes urine dilakukan lebih kepada petugas di kapal dahulu," ujarnya.

Ia menyampaikan, kegiatan tes urine sangat penting guna memastikan petugas tidak terjerumus penyalahgunaan obat terlarang.

"Tenaga Basarnas sangat dibutuhkan masyarakat. Apalagi saat terjadi bencana. Jadi jangan sampai ada kendala kesehatan yang terjadi pada seluruh petugas," tegasnya.

Penyesalan Lucinta Luna Dibongkar Presenter Ira Koesno, Penyebab Depresi Berujung ke Narkoba

2 Bulan, 9 Kasus Narkoba di Karimun Diungkap, Total 18 Tersangka, Ada Sindikat Internasional

Selain berurusan dengan penegak hukum, bila ada petugas yang menggunakan narkotika tentu berpengaruh pada kinerjanya saat bertugas.

"Terutama petugas rescuer, harus selalu fit dalam setiap menjalankan tugasnya," ujarnya lagi.

Dalam tes urine ini, tidak ditemukan ada yang positif sebagai pengguna narkotika.

Kepala BNN Kota Tanjungpinang AKBP Darsono mengatakan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009, semua instansi berperan aktif dalam memerangi narkotika, termasuk melaksanakan rehabilitasi bila terlanjur menggunakan.

"Kita tidak menemukan anggota Basarnas yang positif menggunakan narkotika. Jangan sampai ada," tegasnya.

"Sesuai yang disampaikan tadi. Bila menggunakan, akan tidak maksimal dalam menjalankan tugas," sambungnya.

(Tribunbatam.id/endrakaputra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved