HUMAN INTEREST

Rachma Utari Damarasri : Kembangkan Potensi Diri Lewat MC

Tari mengaku, memasuki tahun kesembilan menjadi seorang Master of Ceremony (MC) memberikan dirinya pengalaman manis-pahitnya berkarir di Kota Batam.

Rachma Utari Damarasri : Kembangkan Potensi Diri Lewat MC
TRIBUNBATAM.id/ISTIMEWA
Rachma Utari Damarasri 

Rachma Utari Damarasri : Kembangkan Potensi Lewat MC

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Emansipasi wanita di Indonesia sudah dimulai perjuangannya sejak tahun 1900-an pada era R.A. Kartini. Sejak saat itu pelan tapi pasti kini berbuah manis pada perkembangan kehidupan sosial wanita-wanita di Indonesia.

Dinamika pada era globalisasi juga berperan penting pada perubahan pola pikir masyarakat yang menjadi lebih luwes dan terbuka.

Hingga membuka kesempatan kepada perempuan Indonesia untuk mengambil peran dalam berkarir yang dewasa ini tidak hanya didominasi oleh kaum pria.

"Namun dalam perjalanannya, tentu ditemukan banyak tantangan, terutama berkarir di kota besar, termasuk Batam," ujar seorang Freelance MC di Batam, Rachma Utari Damarasri, Jumat (21/2/2020).

Wanita yang akrab disapa Tari ini menyebutkan memasuki tahun kesembilan menjadi seorang Master of Ceremony (MC) memberikan dirinya pengalaman manis-pahitnya berkarir di Kota Batam.

Memulai karir sebagai MC di awal kelas 1 SMA melatih dirinya untuk menjadi pribadi yang mandiri.

"Terutama disiplin dalam membagi waktu, perhatian dan memisahkan peran saya sebagai seorang pelajar dan freelance MC. Begitu juga setelah menginjak bangku kuliah dan memiliki pekerjaan tetap, tantangan tersebut semakin besar," ujar Tari.

KESAKSIAN Ketua RT di Villa Mas Sei Panas Batam Soal Gudang yang Digerebek Bea Cukai

Meski demikian, lanjutnya, sebagai generasi milenial, Tari selalu ingin berbagi semangat kepada rekan-rekan sejawat. Terutama perempuan Indonesia agar resisten terhadap batu sandungan yang muncul ketika melangkah maju.

"Menjadi wanita karir juga tidak hanya mampu berhasil mandiri secara finansial. Selain melatih disiplin, memiliki karir sampingan atau double job mampu meningkatkan fokus dan menempa diri menjadi pribadi yang kuat, meningkatkan percaya diri, dan membuka peluang untuk pengembangan potensi diri," tutur wanita yang doyan makan tahu goreng buatan Ibunya ini.

Menurutnya hal tersebut akan menjadi nilai tambah apabila mengerjakan sesuatu yang sesuai dengan passion atau minat yang mampu memberikan kontribusi pada negara.

Baik berupa material maupun gagasan yang diciptakan.

"Saya berharap, akan muncul generasi wanita karir yang sukses di masa depan yang tidak hanya berdedikasi kepada pekerjaannya, namun juga kepada keluarga," katanya.

Ia menambahkan khusus bagi wanita yang sudah berkeluarga, mereka juga harus memperhatikan kewajibannya sebagai seorang istri dan ibu. Mampu mengatur keduanya agar terkontrol dengan baik juga menjadi salah satu faktor yang menjadikan seorang wanita disebut sukses dalam kehidupannya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved