BATAM TERKINI

MOBIL Mewah Ikut Antre, Pertamina Ungkap Penyebab Premium Makin Langka di Batam

Sales Branch Manager Pertamina Kepri, William, angkat suara terkait kelangkaan premium di Batam yang belakangan membuat resah masyarakat.

MOBIL Mewah Ikut Antre, Pertamina Ungkap Penyebab Premium Makin Langka di Batam
Tribunbatam.id/Argianto DA Nugroho
Antrean di SPBU mengular akibat kelangkaan BBM jenis premium dan pertalite di Batam 

PREMIUM Makin Langka di Batam, Pertamina Ungkap Penyebabnya

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sales Branch Manager Pertamina Kepri, William, angkat suara terkait kelangkaan premium di Batam yang belakangan membuat resah masyarakat.

Dia menegaskan, saat ini Pertamina sudah melakukan penyaluran BBM termasuk Premium dan Solar secara normal dari fuel terminal ke SPBU setiap hari.

Bahkan stok di fuel terminal juga masih tersedia.

Stok untuk premium bisa cukup hingga 21 hari ke depan. Dan solar bisa cukup hingga 12 hari.

"Stok BBM di Fuel Terminal Kabil Pertamina, untuk premium sebanyak 7.370 KL ketahanan stok hingga 21 hari, Solar sebanyak 4.617 KL ketahanan stok 12,6 hari," ujar William, Minggu (23/2).

Diakuinya rata-rata konsumsi BBM Kota Batam untuk premium sebanyak 320 KL per hari.

Sementara untuk solar sebanyak 90 KL per hari.

William juga menegaskan BBM bersubsidi pada prinsipnya hanya untuk dikonsumsi oleh masyarakat menengah ke bawah.

Pertamina juga menghimbau kepada mobil-mobil mewah untuk mengisi BBM non subsidi seperti Pertamax, Pertamax turbo dan Solar Dex.

"Mobil-mobil mewah yang masih isi premium dan BBM subsidi bertobatlah segera," ujar William.

Dengan itu, katanya, penyaluran BBM bersubsidi akan lebih tepat sasaran dan mengurangi besaran subsidi BBM bersubsidi yang ditanggung negara.

Menariknya lagi, Pertamina telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian (polres & polsek) serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan kamudian turun lapangan dan mengecek langsung ke lembaga penyalur SPBU. Untuk memastikan pendistribusian BBM sudah sesuai atau tidak

Sebagai wujud antisipasi, mobil-mobil pelangsir yang memanfaatkan momen ini mencari keuntungan, apabila masyarakat melihat adanya mobil pelangsir BBM harap dapat melaporkan nya ke call center pertamina 135.

"Mobil mewah isi Premium, gambaran orang kaya merasa miskin," katanya William. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved