Tersebar di 25 Lokasi Pengungsian, Dua Wilayah di Jakarta Paling Parah Terdampak Banjir

Sebanyak 2.393 dari 682 kelompok keluarga terpaksa mengungsi ke 25 lokasi akibat banjir. Dua wilayah dilaporkan terdampak banjir terparah di Jakarta.

Tersebar di 25 Lokasi Pengungsian, Dua Wilayah di Jakarta Paling Parah Terdampak Banjir
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Air menggenangi Jalan Raya Cakung-Cilincing, Jakarta Utara, Senin (24/2/2020). Data dari Pusdatin BPBD DKI Jakarta menyebutkan, Jakarta Utara dan Jakarta Timur menjadi wilayah terparah terdampak banjir. 

JAKARTA,TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 2.393 dari 682 kelompok keluarga terpaksa mengungsi ke 25 lokasi akibat banjir.

Berdasarkan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Senin (24/2/2020) sekira pukul 6 pagi, Jakarta Utara dan Jakarta Timur menjadi dua wilayah yang paling besar terdampak.

Dilansir Tribunnews.com, Kedua wilayah tergenang air hingga 100 cm. DKI Jakarta dan sekitarnya diguyur hujan dengan curah hujan cukup tinggi pada Minggu (23/2/2020) malam hingga Senin (24/2/2020) dini hari.

Curah hujan tinggi mengakibatkan beberapa wilayah tergenang.

Sebanyak 26 RW dan 29 RT di Jakarta Utara tergenang air dengan jumlah 1.807 jiwa dari 533 KK harus pergi ke lokasi pengungsian.

Sedangkan di Jakarta Timur ada 471 jiwa dari 121 KK mengungsi.

Mereka berasal dari 44 RT dan 9 RW yang turut kena imbas hujan lebat.

Secara total ada 73 RT dan 35 RW, serta 10.647 jiwa dari 3.397 KK terdampak genangan air.

"Penyebabnya curah hujan tinggi, luapan Kali Ciliwung, Kali Sunter dan Kali Mati," ungkap Kapusdatin BPBD DKI M. Insaf dalam keterangannya, Senin (24/2/2020).

Saat ini penanganan pengungsi dilakukan oleh BPBD DKI dan kelurahan masing-masing.

Halaman
12
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved