Sebelum Seleksi Dirut TVRI Distop DPR, Karyawan TVRI Temukan 3 Indikasi Upaya Singkiran Helmy Yahya

Pekan lalu, perwakilan karyawan dan manajemen TVRI sudah menyampaikan nota keberatan atas proses seleksi tersebut.

Sebelum Seleksi Dirut TVRI Distop DPR, Karyawan TVRI Temukan 3 Indikasi Upaya Singkiran Helmy Yahya
Tribunnews
Helmy Yahya Melawan, Nilai Pemecatannya sebagai Dirut TVRI Gegara Hak Siar Liga Inggris Cacat Hukum 

Sebelum Seleksi Dirut TVRI Distop DPR, Karyawan TVRI Temukan 3 Indikasi Upaya Singkiran Helmy Yahya

BATAM, TRIBUN-BATAM.Id — Secara mengejutkan, Komisi I DPR RI, Selasa (25/2/2020) siang, meminta Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia  (LPP TVRI) menghentikan proses pemilihan Direktur Utama (Dirut) LPP TVRI pengganti antar waktu periode 2020-2022.

Kabar penghentian mendadak proses seleksi calon pengganti Helmy Yahya ini disampaikan Direktur Program dan News TVRI Apni Jaya Putra, siang kemarin.

BREAKINGNEWS: DPR Hentikan Proses Pemilihan Dirut TVRI Pengganti Helmy Yahya

Dipecat dari Dirut TVRI, Helmy Yahya Tidak Menyesal: Saya Bela Sampai Kapan pun

Ternyata pekan lalu, perwakilan karyawan dan manajemen TVRI sudah menyampaikan nota keberatan atas proses seleksi tersebut.

Dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/2) lalu, Ketua Presiden Komite Penyelamatan TVRI, Agil Samal,  menemukan setidaknya tiga rangkaian kejanggalan dari proses seleksi itu.

Makanya, pihak Komite Penyelamatan TVRI  melaporkan proses seleksi rektrutment calon dirut itu ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Sejak awal Dewas memang ingin menyingkirkan  Helmy Yahya sebagai Dirut,” katanya.

Dia menyebutkan proses seleksi PAW akan memperumit situasi dan kondisi di dalam tubuh TVRI," tutur dia lagi. 

Tiga Kejanggalan itu antara lain;

  1. Dewas tak menunggu Helmy Yahya mengajukan surat keberatan ke pengadilan. Seharusnya sebelum seleksi, menunggu putusan PTUN.
  2. Susunan anggota panitia seleksi calon dirut TVRI. Ketua pansel calon dirut diisi oleh pejabat setara eselon III di lingkungan televisi milik pemerintah itu. Anggota pansel jumlahnya tidak seimbang, didominasi oleh tim internal dan jumlahnya genap yakni 14 orang.
  3. Belum ada persetujuan dari kuasa pengguna anggaran (KPA) dalam hal ini adalah Direktur Keuangan TVRI. 
  4. Dirut TVRI Helmy Yahya (2017-2020)
    Dirut TVRI Helmy Yahya (2017-2020) (courtesy_TribunNews)

 Hingga Senin (24/2/2020) kemarin, panitia seleksi sudah menghimpun 16 nama calon pengganti Helmy Yahya.

Halaman
123
Penulis: Endra Kaputra
Editor: thamzil thahir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved