50 Anggota KKB Papua Dikalahkan Warga Kampung, Kapolda Ambil Tindakan Tegas Demi Keamanan

Fakta terbaru setelah insiden 50 anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua dikalahkan warga kampung, mereka menyerang pos TNI.

50 Anggota KKB Papua Dikalahkan Warga Kampung, Kapolda Ambil Tindakan Tegas Demi Keamanan
Kolase KOMPAS.com/IRSUL PANCA ADITRA dan Wartakota
Ilustrasi: KKB Papua akan Hadapi 600 Prajurit TNI & Polri Jika Berani Bikin Rusuh 

MIMIKA, TRIBUNBATAM.id - 50 Anggota KKB Papua berseteru dengan warga kampung.

Namun Anggota KKB kalah, merekapun menyerang pos TNI. Akibatnya, Kapolda Papua mengambil tindakan tegas, tidak akan menarik anggota militer sebelum situasi disana benar-benar aman.

Fakta terbaru setelah insiden 50 anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua dikalahkan warga kampung, mereka menyerang pos TNI. 

Jendral Polisi Nyaris Jadi Korban Bimbar di Batam, Yan Fitri : Pengemudi Tak Paham Aturan Lalulintas

Pilwako Batam, Hanura Intens Komunikasi dengan Partai Nasdem, Iwan: Tak Tutup Kemungkinan Koalisi

Divonis 18 Bulan Penjara, Kock Meng Dibawa ke Lapas Kelas 1 Sukamiskin Jalani Hukuman

Sebanyak 3 orang terluka termasuk 1 anggota Brimob terluka saat KKB Papua menyerang pos TNI.

Akibat insiden ini, Kapolda Papua menegaskan, pemerintah tidak akan menarik pasukan TNI dan Polri dari Papua sampai situasi benar-benar aman.

 

Seperti diberitakan, sekitar 50 anggota kelompok kriminal bersenjata atau KKB Papua kembali melakukan saksi teror di Kampung Jagamin, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua.

Para anggota KKB Papua itu berusaha menyandera tiga guru yang mengajar di SD Inpres Baluni.

Namun, aksi para KKB Papua itu berhasil dihentikan oleh petinggi dan warga Kampung Jagamin.

Mereka pun gagal menyandera ketiga guru SD tersebut.

Dandim 1710/ Mimika Letkol Pio L Nainggolan membenarkan insiden itu.

Halaman
1234
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved