Anggota DPRD Batam Tanggapi IMB PT Pollux Habibie, Sebut Ada Pelanggaran Gegara Hal Ini

Utusan berharap perizinan ini segera dievaluasi dan tidak terjadi lagi kedepannya.

Anggota DPRD Batam Tanggapi IMB PT Pollux Habibie, Sebut Ada Pelanggaran Gegara Hal Ini
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Anggota DPRD Kota Batam Utusan Sarumaha 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dinas Penanaman Modal (DPM) Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Batam mendapat kartu merah dari penilaian Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Utusan Sarumaha.

Hal ini masih ada kaitannya dengan proyek Pollux Barelang Megasuperblok.

Pasalnya ada penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tidak sesuai Amdal dengan SK Kelayakan Lingkungan Hidup (SKKL) pada proyek tersebut.

"Kalau tak sesuai tapi ada penerbitan IMB itu pelanggaran," ujar Utusan usai RDP dengan PT Pollux dan Perumahan Citramas, Jumat (28/2/2020).




Ia menilai ada penerbitan izin yang abal-abal.

Pihaknya berharap perizinan ini segera dievaluasi dan tidak terjadi lagi kedepannya.

"Kami akan rapat kerja khusus dengan OPD terkait untuk mempertanyakan spesifik tentang hal itu. Selain tuntutan warga kami juga melakukan pengawasan terhadap kinerja OPD yang bermitra dengan Komisi I," tegasnya.

BPOM Kepri Koordinasi dengan BPOM Pusat terkait Penindakan Produk dari Gudang di Batam

Utusan mengatakan ada posisi kolam renang di tower utara PT Pollux Habibie. Padahal di Amdal dan SKKLnya tidak ada.

"PT Pollux Habibie sudah menyanggupi supaya sesuai perizinan. Harus ada kajian perubahan terhadap Amdal dan SKKL," katanya.

Seorang perwakilan Pollux Barelang Megasuperblok mengakui setiap tower ada kolam renang.

Namun berbeda dengan IMB yang keluar.

"Posisinya nggak sama tapi IMB keluar. Di tower utara," ujarnya. (Tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi)

Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved