Breaking News:

Wanita Penjual Tuak Dianiaya Preman, Pelaku Marah Karena Korban Tak Mau Kasih Jatah Preman

Sikap garang Jasman Dolok Saribu alias Galiong (26) warga Jalan Gereja Nias, Gang Bawal, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datukbandar, Kota Tanjungbalai

Ist-Polsek Datuk Bandar
Jasman Dolok Saribu (tangan terborgol) ditangkap petugas Polsek Datuk Bandar, karena menganiaya Rismawati lantaran tak memberi uang preman sebesar Rp 100 ribu. 

Tak sampai di situ Jasman juga menjambak rambut korban serta membenturkan kepala korban ke tiang kayu yang ada di tempat usaha Rismawati.

"Tersangka bahkan menarik tangan kiri korban dan memelintirnya hingga korban merasa kesakitan. Korban juga menderita luka di kening, luka lecet di tangan kiri dan telapak tangannya memar," ungkapnya.

Usai menganiaya korban hingga terluka, tersangka lantas pergi meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP).

Dedi menjelaskan perbuatan tersangka dikenakan Pasal 351 ayat (1) KUHPi tentang Penganiayaan.

"Sudah kami tahan terhitung hari ini (Jumat) 28 Februari 2020," pungkasnya.

(ind/tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Penganiaya Perempuan Pemilik Kedai Tuak Ditangkap Polisi, Dipicu Korban Menolak Beri Uang Preman

Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved