Breaking News:

FAKTA BARU, Siswa Sempat Tanya Lokasi Sebelum Tragedi Maut Susur Sungai, Pembina Malah Tulis Ini

Siswa membeberkan isi percakapan di grup WhatsApp sehari sebelum tragedi maut susur sungai terjadi.

Editor: Aminudin
Suryamalang.com/kolase
Potret wanita saat tragedi susur sungai 

Para siswa hanya diminta untuk membawa tongkat.

Kemudian, anggota dewan penggalang sebanyak 16 orang diminta jadi pendamping regu.

Diketahui, masing-masing orang mendampingi dua regu dalam kegiatan outbond tersebut.

 

seorang siswa SMPN 1 Turi, Sleman
Seminggu berlalu sejak tragedi Kali Sempor, Jumat (21/2/2020), seorang siswa SMPN 1 Turi, Sleman, mengungkap kisah lain jelang petaka yang merenggut 10 nyawa itu.

3 Tersangka Ingin Bertanggung Jawab

Pembina pramuka SMPN 1 Turi yang ditetapkan menjadi tersangka dalam tragedi susur sungai, menolak tawaran Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk mengajukan penangguhan penahanan.

Ketiga tersangka berinisial IYA, R, dan DS ingin bertanggung jawab atas kelalaiannya menjaga 249 siswa SMPN 1 Turi.

Selain itu, rasa empati kepada keluarga korban juga menjadi alasan ketiganya.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua PB PGRI, Unifah Rosidi setelah bertemu dengan ketiga orang tersangka di Polres Sleman.

"Mereka mengatakan 'Kami tidak usah penangguhan penahanan'," ujar Unifah Rosidi di Polres Sleman, Kamis (27/02/2020), dikutip dari Kompas.com.

 Ia menyebut, ketiga tersangka akan menebus kesalahan dengan menjalani proses penahanan di Mapolres Sleman.

"Mereka menolak (penangguhan penahanan) sebagai rasa empati kepada keluarga korban," ungkapnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved