ARAB STOP VISA UMROH

Force Majeur, Jemaah Umrah Tertunda Keberangkatan Tidak Dikenakan Biaya Tambahan

Pemerintah menetapkan situasi penghentian sementara visa umroh sebagai force majeur. Jemaah tidak dikenakan biaya tambahan

(KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIM)
Menteri Agama Fachrul Razi 

TRIBUNBATAM.id - Pemerintah menetapkan situasi penghentian sementara akses masuk ke Arab Saudi yang sangat mendadak sebagai force majeur.

Keputusan ini menjadi salah satu simpulan rapat di Kantor Kementerian Agama yang membahas penanganan jemaah umrah pasca kebijakan tersebut. 

Terkait virus corona, Arab Saudi menghentikan sementara visa umroh dari berbagai negara.

“Situasi penghentian sementara yang sangat mendadak ini adalah keadaan KAHAR (force majeur), maka telah disikapi secara khusus oleh semua pihak yang terkait dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Menag saat ditemui usai memimpin rapat tersebut, Jumat (28/02/2020) seperti dilansir kemenag.go.id.

Menag menyampaikan, rapat juga memutuskan bahwa semua pihak terkait tidak akan membebankan biaya tambahan apapun kepada jemaah atas penundaan keberangkatan ibadah umrah. 

Tampak hadir, Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK Agus Sartono, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan  Novie Riyanto R, Plt. Dirjen Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri Cecep Herawan, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus M. Arfi Hatim, Perwakilan Asosiasi PPIU / PIHK Baluki Ahmad, dan Perwakilan Maskapai Penerbangan Ubay Ihsandi. 

Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB ini menghasilkan sejumlah kesimpulan. Berikut petikannya: 

Kesimpulan Rapat Koordinasi Menteri Agama dengan Kementerian / Lembaga, Asosiasi PPIU / PIHK, Maskapai Penerbangan, dan Pihak Terkait Dalam Rangka Penanganan Jemaah Umrah Pasca Kebijakan Penghentian Sementara Ibadah Umrah dan Ziarah 
Jumat, 28 Februari 2020

1.    Pemerintah Indonesia memahami kebijakan Pemerintah Arab Saudi untuk melakukan penghentian sementara izin masuk guna melaksanakan umrah / ziarah bagi semua negara dengan mempertimbangkan kesehatan umat yang lebih besar, terutama para jemaah umrah dan ziarah,

2.    Jemaah Indonesia yang terdampak karena tidak berangkat pada tanggal 27 Februari 2020 sebanyak 2.393 jemaah, berasal dari 75 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), yang diangkut oleh 8 maskapai penerbangan,

Halaman
123
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved