AVANZA DIPRETELI MALING
Kasus Avanza Dipreteli di Piayu Ditangani Polsek Batam Kota, Begini Penjelasan Kapolsek Sei Beduk
Di lokasi, polisi menemukan pelat nomor mobil di dalam mobil yang sudah dipreteli. Dari nomor itu kemudian dicek, apakah termasuk mobil curian
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Polsek Sei Beduk telah mengamankan lokasi tempat kejadian mobil Avanza dipreteli pelaku kriminal di Bukit Kemuning, Tanjungpiayu, Sei Beduk, Batam, Kepri.
Kapolsek Sei Beduk, AKP Daniel Ganjar Kristianto, didampingi Kanitreskrim Polsek Sei Beduk Ipda Budi Santosa, mengatakan, saat mereka mendapat laporan dari warga, anggotanya langsung turun ke lokasi.
"Di lokasi kita temukan pelat nomor mobil di dalam mobil. Jadi kita langsung cek, apakah mobil tersebut curian atau seperti apa," kata Ganjar, Sabtu (29/2/2020).
Dari hasil pengecekan, ternyata mobil sesuai nomor pelat itu telah dilaporkan hilang, dibawa kabur oleh kawan pemilik mobil.
"Laporannya ada di Polsek Batam Kota. Jadi kita langsung koordinasi," kata Ganjar.
Dia mengatakan, setelah berkoordinasi dengan Polsek Batam Kota, pemilik mobil dan anggota Polsek Batam Kota datang ke lokasi, membawa kunci serep, serta empat unit ban.
"Jadi mobil itu dibawa ke Polsek Batam kota," kata Ganjar.
• Sebelum Avanza Dipreteli, Warga Lihat Ada 7 Pemuda dari 2 Mobil Berdekatan di Piayu Batam
• Avanza yang Dipreteli di Piayu Batam Hilang Sejak Selasa (25/2), Dibawa Kabur Teman Pemilik Mobil
Sementara mengenai kapan pelaku melakukan aksinya, Ganjar mengatakan tidak tahu persis.
"Informasi di lapangan, mobil tersebut ada yang bawa, bahkan dari pukul 23.00 WIB sudah ada di sana," katanya.
Lebih lanjut Ganjar mengatakan, kasus tersebut ditangani Polsek Batam Kota.
"Polsek Batam Kota yang mengembangkan kasus tersebut," kata Ganjar.
Dibawa Kabur Teman Sendiri
Pelaku pencurian sparepart mobil Avanza BP 1924 F di Bukit Kemuning, Kecamatan Sei Beduk, Batam Kepri, diketahui kawan pemilik mobil tersebut.
Informasi yang dihimpun Tribunbatam.id dari Kanitreskrim Polsek Batam Kota, Iptu Putra, menjelaskan kronologis kejadian mobil tersebut dibawa oleh kawan pemilik mobil dari rumahnya.
Awalnya pelaku tinggal di rumah korban.
"Jadi kawannya ini dulu residivis, namun katanya sudah bertobat," kata Putra.
Dia menjelaskan mobil tersebut dibawa dari rumah korban, bersama tiga unit Handphone pada Selasa (25/2/2020).
"Jadi sudah dilaporkan pemilik ke Polsek Batam Kota," kata Putra.
Dia mengatakan polisi sudah melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut.
"Ini kita dapat informasi ada mobil yang dipreteli di Bukit Kemuning. Begitu kita cek, ternyata benar mobil itu sesuai dengan laporan yang masuk ke Polsek Batam Kota," kata Putra.
Dia menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut.
"Kita masih kembangkan, sabar dulu ya," kata Putra.
Warga Lihat Ada 7 Pemuda dari 2 Mobil Berdekatan
Seorang pedagang di Bukit Kemuning, Kelurahan Mansang, Kecamatan Sei Beduk, Ramli mengatakan, mobil Avanza yang dipreteli itu terlihat sekitar pukul 23.00 Wib, Jumat (28/2/2020) malam. Saat itu, ada dua mobil berdekatan, satu Agya merah, satu lagi mobil Avanza silver.
Sepengetahuannya, mobil Avanza yang dipreteli itu awalnya datang berbarengan dengan mobil Agya merah. Dengan jumlah penumpang tujuh orang.
Adapun lokasi tempat kejadian mobil dipreteli oleh pelaku kriminal di Bukit Kemuning, selalu ramai dikunjungi warga dari seantero Kota Batam. Pasalnya lokasi tersebut menjadi tempat nongkrong baru di Kota Batam.
"Tadi malam ini (Jumat, 28/2/2020,red). Mobilnya datang, parkirnya satu di depan, satu di belakang," kata Ramli, sabtu (29/2/2020).
Saat dia pulang dari lokasi jualannya sekitar pukul 01.00 WIB, dini hari, mobil Avanza silver itu masih ada di lokasi.
"Mobilnya masih di sana. Anak anak muda itu masih nongkrong," kata Ramli lagi.
Setelahnya, dia mengaku tidak tahu ceritanya lagi. Pagi hari (Sabtu, 29/2/2020,red), Ramli dapat kabar ada mobil yang dipreteli.
"Saya langsung ke sini, saya lihat ya memang benar mobil itu dari pukul 23.00 WIB sudah di sini," kata Ramli.
Firman, pedagang telur gulung mengatakan, selama ini lokasi tersebut ramai dikunjungi masyarakat.
"Banyaklah ramai setiap hari, dari mana-mana datang ke sini," kata Firman
Dia juga mengatakan, saat kejadian dirinya tidak jualan.
"Saya memang kalau hari Jumat jarang jualan. Jadi saya kurang tahu," kata Firman.
4 Ban hingga Tape Lenyap
Sebuah mobil Avanza ditemukan sudah dalam kondisi sudah dipreteli maling dan ditinggalkan begitu daja di pinggir jalan di Bukit Kemuning, Sei Beduk, Batam.
Saat ditemukan, 4 roda, lampu sen serta aksessoris di dalam mobil sudah tak ada di lokasinya.
Warga di sekitar lokasi menduga mobil tersebut terlebih dulu dicuri dan dibawa kabur kemudian pelaku mempreteli bagian mobil yang gampang dan cepat dijual.
"Mobil itu bukan mobil warga Piayu, soalnya kita sudah buat di group forum RW, tapi tidak ada yang tahu," kata Sarjono, Ketua RW 16, Bukit Kemuning, Sei Beduk, Sabtu (29/2/2020).
Sarjono mengungkapkan, lokasi Avanza itu berada sebenarnya setiap hari ramai dan banyak pedagang yang berjualan menggunakan gerobak.
"Biasanya lokasi itu baru sepi di atas pukul 00.00 WIB," kata Sarjono..
• BREAKING NEWS - Avanza Dipreteli Pencuri saat Parkir, Roda dan Aksessoris Raib
Namun, dia mengatakan, sekitar pukul 02.00 WIB belum ada mobil tersebut.
"Kejadiannya diperkirakan diatas pukul 02.00 WIB dini hari," kata Sarjono.
Dari informasi yang berkembang, mobil tersebut milik warga Cikitsu, Batam.
"Sudah ada tadi informasinya, pemiliknya warga Cikitsu," kata Sarjono.
Dia mengatakan selama ini belum pernah ada kejadian di lokasi tersebut.
"Lokasinya itu selalu ramai, apalagi sore hari, pasti selalu ramai," kata Sarjono.
Saat ini mobil tersebut sudah dipindahkan Polisi.
"Mobilnya sudah dibawa polisi,' 'kata Sarjono. (TRIBUNBATAM.id/Ian Sitanggang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/29022020avanza-dipreteli-maling5.jpg)