Breaking News:

HUMAN INTEREST

Kisah Parlaungan Siregar si 'Presiden Nato', Jadi Kuli Pelabuhan Hingga Gabung ke Komling

Perjalanan hidup Parlaungan Siregar si 'Presiden Nato' menarik untuk dikuti. Sebelum menetap di Kota Batam, beragam profesi pernah ia lakoni.

Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Ian Sitanggang
Parlaungan Siregar atau yang biasa dikenal dengan Presiden Nato. 

Tidak tahu arah tujuan, Parlaungan mendengar ada penumpang berbahasa Batak.

"Itulah yang saya ikuti, tanpa takut saya pegang ibu itu kemana dia pergi. Sampai akhirnya ibu itu sadar dan menanyakan saya. Anak siapa dari mana kenapa pegang saya," ucap Parlaungan mengingat masa itu.

Dengan penuh harap Parlaungan menceritakan bahwa dirinya kabur dari rumah abangnya di Karimun dan tidak tahu entah kemana lagi tujuannya. "Nah ibu itulah yang menolong saya. Saya tidak tahu namanya, ibu itu saya panggil "Namboru" (Adek Bapa, atau satu marga dengan Bapak,red)," ungkap Parlaungan.

Parlaungan dibawa menginap bersama Namboru yang baru di kenalnya di Hotel Sondang Tanjungpinang yang saat ini masih ada.

Kisah Parlaungan Siregar Berjuluk Presiden Nato, Disematkan Wali Kota Batam 2005 Ahmad Dahlan

Warga Sagulung Sambut Baik Pengerjaan Saluran Drainase di Jalan menuju Kawasan Galangan Kapal

"Saya ikut bersama namboru itu jualan barang barang elektronik, dari Tanjungpinang ke Tanjungpriok, Jakarta," ucap Parlaungan.

Empat tahun Parlaungan Siregar ikut bersama Namborunya dan menjadi tukang angkut barang, dari tahun 1963 sampai dengan 1967. Seiring berjalannya waktu Namborunya memutar haluan bisnis, tidak lagi ke Jakarta tetapi ke Tanjungbalai Medan.

Saat itulah Parlaungan berpisah dengan Namborunya dan menjadi kuli angkut dipelabuhan Tanjungpriok, Jakarta Utara.

Satu tahun kemudian yakni tahun 1968 Parlaungan kembali bertemu dengan Namborunya dan Parlaungan ikut ke Tanjungbalai Medan.

Enam bulan bersama namborunya, Parlaungan memilih tinggal di Tanjungbalai dengan jiwa pasarnya.

Parlaungan merebut pangkalan di Jalan Pandu, yakni trayek bemo jurusan belawan,dan Parbaungan Kota Medan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved