Breaking News:

DEMO BURUH DI BATAM

Update Demo Buruh Batam! Ini Sembilan Alasan Buruh Menolak Omnibus Law Cilaka

Ketua KPBI Batam Masmur Siahaan menjelaskan, setidaknya ada 9 item alasan untuk menolak pembahasan rancangan undang-undang atau Omnibus Law Cilaka

Penulis: | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/LEO HALAWA
Buruh yang tergabung dalam aliansi buruh menggelar aksi di Pemko Batam, Senin (2/3/2020) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Buruh yang tergabung dalam aliansi buruh menggelar aksi di Pemko Batam, Senin (2/3/2020). Usai berorasi di sana, setelah salat Zuhur buruh kembali mendatangi gedung DPRD Kota Batam. Di sana buruh menyampaikan aspirasi mereka.

Ketua Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Kota Batam Masmur Siahaan menjelaskan, setidaknya ada 9 item alasan untuk menolak pembahasan rancangan undang-undang atau Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja (Cilaka).

Yakni alasan pertama, hilangnya upah minimum (UMK/UMSK), hilangnya pesangon, outsourcing seumur hidup, karyawan kontrak seumur hidup, hilangnya jaminan sosial, eksploitatif waktu kerja, mengizinkan Tenaga Kerja Asing (TKA) unsklill (tak punya skil), dan hilangnya sanksi pidana bagi pengusaha.

"Jadi sembilan alasan ini, jelas kami tolak. Karena bukan menguntungkan buruh justru merugikan," kata dia.





Hal senada dikatakan Pengurus DPW FSPMI Kepri Untung Wardani yang ikut dalam aksi itu. Ia mengatakan, pemerintah pusat bersama DPR RI terkesan membebankan buruh. Dengan kebijakan yang mereka anggap tidak pro buruh.

Update Demo Buruh Batam! Pasang Kawat Berduri, Polisi Siaga di Kantor Walikota dan DPRD

Update Demo Buruh Batam! Ratusan Orang Jemput Rekannya Menuju Kantor Walikota dan DPRD

"Justru yang kita inginkan adalah, Kesejahteraan bersama. Setidaknya balance keuntungan. Baik kami maupun pengusaha. Tapi justru membebani ke kami," kata dia.

(tribunbatam.id/Leo Halawa)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved