Wanita Jual Perumahan Fiktif Ditangkap Polisi, Janjikan Diskon Rp 40 Juta ke Konsumen

Linda Yunus (46) memperdayai warga dengan perumahan fiktif di Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
Wakapolresta Malang Kota, AKBP Setyo Koes Heriyanto menunjukkan barang bukti penipuan. 

KLOJEN, TRIBUNBATAM.id - Polisi menangkap seorang wanita yang menipu warga dengan monus menjual perumahan dengan harga terjangkau.

Namun perumahan yang dijual tersebut ternyata Viktif.

Linda Yunus (46) memperdayai warga dengan perumahan fiktif di Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Polisi menangkap Linda di Bogor.

Bharatu Anumerta Doni Priyanto Gugur Dalam Tugas di Papua, Dikenal Pribadi yang Sangat Santun

Petugas Damkar Kesulitan Padamkan Api Hingga Malam, Kebakaran Lahan di Kawasan Perumahan BP Batam

VIDEO - Ini Sembilan Alasan Buruh Menolak Omnibus Law Cilaka

Dalam aksinya, tersangka membuat perusahaan pengembang perumahaan.

Tersangka menjanjikan korban bakal mendapat promo potongan harga rumah bila mau membayar secara tunai.

Wakapolresta Malang Kota, AKBP Setyo Koes Heriyanto mengatakan awalnya tersangka berasal dari Bogor, lalu pindah dan membuat KTP Kota Malang.

“Kasus ini terjadi pada tahun 2017. Setelah memiliki KTP dan KK Kota Malang, tersangka mendirikan PT Dua Permata Kembar selaku pengembang Perum The Valley Residence,” ujar Setyo kepada SURYAMALANG.COM, Senin (2/3/2020).

Dia menjelaskan tersangka sudah memberikan uang tanda jadi sekitar Rp 100 juta kepada pemilik tanah yang akan dibangun perumahaan tersebut.

“Setelah itu tersangka mempasang banner di tanah tersebut, dan menyebar promosi perumahaan, baik melalui brosur maupun media sosial.”

Halaman
12
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved