PILKADA KEPRI

Ketua Stisipol Raja Haji Prediksi Manuver Ahmad Maruf Maulana, Ulang Sukses Golkar di Pilgub Kepri?

Kepemimpinan Ahmad Maruf Maulana sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kepri dinanti di Pilkada Kepri. Apakah Golkar mampu dulang sukses di Pilgub Kepri.

TribunBatam.id/Istimewa
Ketua STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang Endri Sanopaka, S.Sos., MPM memprediksi arah Golkar di Pilkada Kepri. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Nama Ahmad Ma'ruf Maulana muncul sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kepri berdasarkan hasil Musda Partai Golkar di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri.

Kepemimpinannya di partai beringin itu, menjadi pertanyaan apakah bisa mengantar kesuksesan partai Golkar, seperti mengantarkan pasangan Ismeth Abdullah di Pilkada Kepri.

Partai Golkar akan diuji menghadapi Pilgub Kepri. Bermodalkan 8 Kursi di DPRD Kepulauan Riau, Ketua Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, Endri Sanopaka, S.Sos., MPM menilai, Golkar jelas memiliki nilai tawar yang tinggi untuk dapat mengusung Calon Gubernur bukan Calon Wakil Gubernur.

Begitu juga dengan PDIP sebagai pemenang Pemilu di Kepri, memiliki jumlah kursi yang sama dengan Golkar yaitu 8 kursi.

"Dengan demikian baik Golkar maupun PDIP bisa menjadi kutub koalisi dengan sama-sama mengajukan calon gubernur. PDIP sudah dapat dipastikan akan mengusung Calon Gubernur Soerya Respationo yang merupakan Ketua DPD PDIP Kepri. Soerya gagal berpasangan dengan Plt Gubernur Isdianto yang ternyata juga berkeinginan untuk menjadi Calon Gubernur," ujarnya, Kamis (5/3/2020).

Ia menilai wajar keputusan Isdianto untuk maju di Pilkada Kepri. Hal ini mengingat karir pemerintahan dan politik Isdianto terbuka lebar untuk meraih kursi Gubernur definitif saat nanti Nurdin Basirun Gubernur Non Aktif diputuskan bersalah oleh Pengadilan Tipikor.

Paling tidak Isdianto telah dapat mencapai posisi sebagai Gubernur, kalaupun nanti di Pilkada September 2020 tidak berhasil meraih suara terbanyak.

PDIP sendiri walaupun belum secara resmi melakukan deklarasi koalisi parpol pengusung, tapi sudah terlihat dukungan dari PKB yang memiliki 3 Kursi dan menyatakan akan mendukung Soerya Respationo.

Bahkan termasuk parpol yang paling cepat menentukan arah dukungannya. Kepentingan PKB Kepri tidak pada posisi wakil gubernur, melainkan posisi calon wakil wali kota Batam yang akan dipasangkan dengan calon wali kota Batam yang diusung oleh PDIP Batam.

Belakangan setelah Isdianto secara tidak langsung menyampaikan salam perpisahan dengan PDIP, muncul wacana Soerya Respationo akan berpasangan dengan H. Syahrul Walikota Tanjungpinang yang merupakan Ketua DPD Gerindra Kepri dengan 4 kursi di DPRD Provinsi Kepri.

Halaman
123
Penulis: Endra Kaputra
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved