Breaking News:

BINTAN TERKINI

Masuk Kawasan Dilindungi, BKSDA Riau Kirim Surat ke PT MIPI, Minta Stop Aktivitas

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau sudah menyurati PT MIPI. Ini karena lahan perusahaan itu masuk dalam wilayah KSA dan KPA.

TribunBatam.id/Alfandi Simamora
Komisi II DPRD Bintan saat sidak di PT MIPI di Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan. 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau sudah menyurati PT Mangrove Industry Park Indonesia (MIPI).

Surat yang dikirim pada 14 Februari 2020 itu ditujukan karena lokasi pembangunan perusahaan yang tidak diperuntukkan untuk kawasan industri.

"Surat sudah kami kirim. Sampai saat ini belum ada tanggapan dari perwakilan perusahaan," ucap Perwakilan BKSDA Riau, Apriyanto, Kamis (5/3/2020).

Dari hasil pengecekan lapangan, lahan yang digunakan PT MIPI di Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, masuk dalam wilayah pengelolaan Kawasan Suaka Alam (KSA) dan Kawasan Pelestarian Alam (KPA).

"Oleh karena itu kami berharap manajemen PT MIPI untuk segera mengakhiri segala aktivitas di sana, serta mengembalikan kondisi hutan seperti semula," katanya.

Apriyanto menegaskan, KSDA Riau tidak ada maksud untuk menghalangi investasi.

Pihaknya hanya meminta agar pelaku industri untuk menggunakan lahan yang sesuai peruntukkan untuk kawasan industri.

"Kami mendukung pengusaha untuk berinvestasi, tapi kan harus sesuai tata ruang yang ditentukan dan memiliki izin," ucapnya.

Apriyanto masih berusaha berkomunikasi dengan perwakilan PT MIPI terkait masalah tersebut.

"Kami masih menunggu niat baik pihak perusahaan terkait surat yang sudah kami layangkan beberapa hari kemarin. Jika ada tanggapan malah sangat bagus, sehingga kami ingin ada klarifikasi dari pihak terkait. Seperti apa kejadiannya dan apa yang sebenarnya terjadi," ungkapnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved