Selasa, 28 April 2026

BATAM TERKINI

Sekda Ungkap Alasan Tak Satupun Kepala Dinas Pemko Batam Hadiri Sidang Paripurna

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin menjawab pertanyaan anggota DPRD yang kecewa karena saat rapat paripurna tak dihadiri kepala dinas.

Tempat lain
Jefridin Sekdako Batam 

Sekda Ungkap Alasan Tak Satupun Kepala Dinas Pemko Batam Hadiri Sidang Paripurna  

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin menjawab pertanyaan anggota DPRD Kota Batam yang mengaku kecewa karena saat rapat paripurna tak dihadiri satupun Kepala Dinas di jajaran Pemko Batam.

Jefridin mengatakan, saat ini seluruh Kepala Dinas sedang berada di Jakarta.

"Pertama yang mewakili habis. Hari ini ada yang masih di Jakarta, seperti Pak Wan dan Pak Yu. Ada acara di Jakarta yakni di Kementerian di antaranya tentang RTRW dan RDTR," kata Jefridin, Kamis (5/3/2020).

Selain itu, ada juga yang menghadiri rapat di Menko.

Jadi semuanya bagi-bagi tugas agar semuanya dihadiri.

"Saya saja baru pulang ni tadi pagi. Diminta Sekretaris atau Kabid yang hadir di sini," ujarnya.

Jefridin mengatakan, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi sedang berada di Yogyakarta, pernikahan anaknya.

Selanjutnya, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar berada di Galang menghadiri sosialisasi kepada masyarakat terkait pendirian RS khusus pasien yang terjangkit virus corona.

"Saya yang ditugasi ke sini. Sudah saya sampaikan tadi mohon maaf karena kondisinya seperti itu," tuturnya. 

Ia menambahkan, seluruh Kadis memang sedang tidak ada di tempat. Kebanyakan menghadiri acara di Jakarta. 

Anggota DPRD Batam Kecewa 

Tak satupun Kepala Dinas Pemerintah Kota Batam hadir saat paripurna berlangsung di Kantor DPRD Kota Batam, Kamis (5/3/2020).

Kondisi ini membuat salah seorang anggota DPRD Batam dari Fraksi PDI Perjuangan, Budi Mardianto tampak kecewa.

Kekecewaan diungkapkan sebelum pimpinan rapat, Wakil Ketua III DPRD Kota Batam, Iman Sutiawan menutup rapat tersebut.

"Izin ketua. Hari ini saya kecewa sekali. Tak satupun Kepala Dinas hadir di Paripurna ini. Paripurna ini forum resmi, bukan main-main," ujar Budi yang sempat membuat suasana paripurna menjadi hening.

Rapat tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin.

Adapun agenda rapat hari ini adalah, pertama laporan pansus pembahasan ranperda perubahan perda nomor 3 tahun 2017 tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD sekaligus pengambilan keputusan.

Kedua laporan reses DPRD masa persidangan II tahun sidang 2020.

"Catat ini ya pak Sekda, harusnya mereka mengahargai kita reses turun ke lapangan bersama warga. Segala unek-unek disampaikan mereka. Tapi tak satu pun Kepala Dinas datang untuk mendengarnya. Kita hargai juga teman-teman lainnya. Tolonglah diperhatikan," ujar Budi dengan suara meninggi sembari menunjuk dan melihat Jefridin.

Budi menyebut Pemko Batam tidak menghargai tatib yang ada. Kalau OPD tidak mengetahui agenda paripurna, Budi sebut mereka bohong. 

"Yang pasti paripurna sudah terjadwal sebulan sebelumnya. Mereka tak menghargai kelembagaan DPRD," katanya.

Pantauan TRIBUNBATAM.id, Ketua Pansus laporan pansus pembahasan ranperda perubahan perda nomor 3 tahun 2017 tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD sekaligus pengambilan keputusan membacakan hasil laporannya. 

Sayangnya laporan reses DPRD masa persidangan II tahun sidang 2020 tidak dibacakan setiap fraksi.

Namun masing-masing pimpinan menyerahkan laporan tersebut kepada Iman.

Seharusnya dan seperti yang sudah berlangsung sebelum-sebelumnya laporan reses harus dibacakan satu persatu. (Tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved