Dunia Lagi Menanti, Tim Ahli Militer Tiongkok Buat Terobosan Vaksin Corona, Pakai Teknologi DNA

Mereka, para ilmuan sedang mengembangkan vaksin dan terapi yang efektif untuk mengendalikan penyebaran virus dan mencegahnya menjadi pandemi

Istimewa
Ilustrasi Vaksin 

TRIBUNBATAM.id - Ketika virus mematikan terus menyebar di seluruh dunia dan menyebabkan lebih dari 12.000 infeksi di luar China, para ilmuwan dari berbagai negara berlomba melawan waktu.

Mereka, para ilmuan sedang mengembangkan vaksin dan terapi yang efektif untuk mengendalikan penyebaran virus dan mencegahnya menjadi pandemi.

Pada saat yang kritis ini, para analis menilai, kerja sama antara negara-negara yang terkena dampak virus semakin penting, untuk menemukan jalan keluar dan bukan persaingan.

China Kembali Waspada! Sempat Sembuh, Pasien Covid-19 Sakit Lagi dan Meninggal

Temuan Kasus Virus Corona Menyusut, China Kini Khawatir Soal Ini: Lebih Berbahaya?

WNA Asal China Tewas di Bintan, Kapolsek Gunung Kijang Bantah Akibat Virus Corona

Melansir Global Times, sebuah tim peneliti ahli militer Tiongkok, dilaporkan telah mencapai terobosan besar dalam mengembangkan vaksin untuk virus corona baru (COVID-19).

Media Tiongkok memandangnya sebagai pemain yang bisa diharapkan dalam penemuan vaksin COVID-19 global, yang melibatkan puluhan lembaga penelitian ilmiah, pemerintah dari berbagai negara dan perusahaan swasta.

China Central Televisi (CCTV) melaporkan pada Selasa lalu, bahwa tim pakar medis militer Tiongkok yang dipimpin Chen Wei, seorang jenderal besar PLA dan seorang akademisi di Akademi Ilmu Kedokteran Militer Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), telah mencapai kemajuan penting dalam mengembangkan vaksin untuk COVID-19.

Masker Langka dan Susah Akibat Corona, Dinkes Batam Tetap Pilih Tak Bagikan Gratis, Kenapa?

Sisi Lain Pulau Galang, Ada Bekas Kamp Vietnam yang Akan Disulap Jadi Rumah Sakit Virus Corona

Prevent Corona Virus, Indonesian Embassy Reveals Singapores System To Detect Covid-19

"Kami melakukan semua yang kami bisa untuk menempatkan vaksin yang kami kembangkan ke dalam aplikasi klinis," katanya kepada CCTV.

Laporan CCTV juga menguraikan serangkaian prestasi penelitian yang ditoreh oleh Akademi Ilmu Kedokteran Militer, termasuk alat pengujian virus, obat-obatan dan vaksin.

Global Times melihat bahwa informasi dari terobosan besar seperti itu hanya disebutkan secara singkat dalam program CCTV.

Kemudian, banyak platform media sosial kemudian menghapus informasi terkait, menunjukkan sikap bijaksana pemerintah China terhadap pengembangan vaksin serta proses pengembangan yang tidak dapat diprediksi.

Halaman
123
Penulis: Irfan Azmi Silalahi
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved