NELAYAN HILANG DI LAUT BINTAN

BREAKING NEWS - Nelayan Bintan Dilaporkan Hilang, Sampannya Ditemukan Mengapung Tanpa Orang

Seorang nelayan dikabarkan hilang saat memancing di perairan Pulau Cempedak, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Minggu (8/3/2020) kemarin

BREAKING NEWS -  Nelayan Bintan Dilaporkan Hilang, Sampannya Ditemukan Mengapung Tanpa Orang
tribunbatam.id/foto dokumen BASARNAS TANJUNGPINANG
Suasana saat Tim Sar bersiap-siap hendak mencari nelayan yang dikabarkan hilang di Perairan Pulau Cepedak, Kecamatan Bintan Pesisir Kabupaten Bintan, Senin (9/3/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Bintan, Alfandi Simamora.

TRIBUNBATAM.com,BINTAN - Seorang nelayan dikabarkan hilang saat memancing di perairan Pulau Cempedak, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Minggu (8/3/2020) kemarin.

Korban pergi memancing menggunakan Kapal Sampan miliknya.

Berdasarkan keterangan saksi, sampan yang digunakan korban kemudian ditemukan mengapung tanpa orang.

Cuaca Anambas Hari ini, BMKG Tarempa Sebut Gelombang Perairan Anambas Hari Ini Tidak Tinggi

Hasil Liga Inggris Chelsea vs Everton, Everton Tak Berkutik, Chelsea Pesta 4 Gol di Stamford Bridge

Video Cuplikan Gol dan Highlight Juventus vs Inter, Ramsey dan Paulo Dybala Cetak Gol, Juve Menang

Korban diduga terjatuh dan hingga saat ini, Senin (9/3/2020) korban belum ditemukan.

"Kita mendapatkan informasi dari Bapak Arwan anggota DPRD Kabupaten Bintan hari ini (Senin, 9 Maret 2020, red) sekitar pukul 05:40 WIB."

"Dia menyatakan nelayan itu belum pulang. Atas informasi itu, kita dari Tim SAR Gabungan turun ke lokasi untuk melakukan pencarian," kata Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Eko Suprianto, Senin (9/3/2020).

Eko menyebutkan, nelayan yang dinyatakan hilang berjumlah satu orang bernama Sahip (57).

"Tim SAR sudah gerak menuju lokasi sejak Senin pagi pukul 06:00 WIB,"ucapnya.

Ia mengatakan, untuk kondisi cuaca saat ini berawan dan kondisi angin bergerak dari arah utara ke timur laut dengan kecepatan 30Km/jam.

"Sedangkan tinggi gelombang 0.3-0.8 meter,"terangnya.

Eko juga menambahkan, dalam proses pencarian unsur SAR gabungan yang turun kelokasi Basarnas TPI, Polair Polres Bintan, Pos TNI AL dan masyarakat setempat.

"Untuk alat yang digunakan dalam proses pencarian yakni kapal RB 209, 10 unit kapal pompong nelayan, satu set alat selam dan Palkom,"ungkapnya.(als)

tribunbatam.id/alfandi simamora
Penulis: Alfandi Simamora
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved