Breaking News:

Bupati Karimun Minta Swalayan Pasarkan Produk Industri Rumahan, Siapkan Sanksi Bagi Pelanggar

Bupati Karimun Aunur Rafiq meminta agar swalayan dan mini market memasarkan hasil home industri.

Penulis:
Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
Bupati Karimun, Aunur Rafiq meninjau stan bazar MTQ Karimun yang menjual produk home industri. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Bupati Karimun Aunur Rafiq meminta agar swalayan dan mini market memasarkan hasil home industri. 

Rafiq bahkan mengancam tidak akan memberikan perpanjangan izin bagi swalayan dan minimarket yang tidak mengindahkan instruksinya ini.

"Tidak akan kami perpanjang izinnya. Kalau melanggar apa yang telah kami instruksikan," tegas Rafiq saat meninjau bazar di MTQ tingkat Kabupaten Karimun, di Lapangan Imperium, Kecamatan Meral.

Aturan tersebut menurut Rafiq telah ditekankan sejak tahun 2019. Dimana produk home industri masyarakat harus dipajang di swalayan dan minimarket sebesar 20 persen dari total barang.

Dalam mengawasi aturan ini, Rafiq meminta Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Kabupaten Karimun melakukan pemantauan.

Tongkang Tabrak Dermaga Pulau Parit Karimun, Perusahaan Siap Tanggung Jawab

Made Karimun Residents Rumble, Pieces of Human Body Found at Coastal Waves Area

"Sudah saya katakan dan tekankan, dan saya minta kepada dinas terkait dalam hal ini perindag untuk mengawasi dan melakukan pemantauan ke semua pusat perbelanjaan," katanya.

Pada bazar tersebut, berbagai macam produk olahan makanan dan kerajinan tangan masyarakat dipamerkan dan dijual.

Diantaranya untuk makanan yang tersedia seperti lakse dari bahan sagu, abon berbahan ikan, kerupuk ikan, sabun cuci atau sabun mandi berbahan baku minyak jelantah atau minyak goreng bekas pakai.

Sementara kerajinan tangan yang ada diantaranya anyaman sapu lidi, tudung saji dari bambu serta lainnya.(TribunBatam.id/Elhadif Putra)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved