Breaking News:

Donald Trump Berang, Bertitah Militer AS Balas Serangan di pangkalan Irak

ni merupakan bahasa yang menunjukkan Amerika Serikat, Iran dan pasukan yang didukung Teheran tengah berada di jalan menuju konfrontasi baru di Irak.

Kompas.com
Presiden AS Donald Trump 

TRIBUNBATAM.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah memberi wewenang kepada militer AS, untuk menanggapi serangan roket pada Rabu kemarin di Irak.

Serangan itu menewaskan dua tentara Amerika dan seorang anggota personel Inggris.

Pentagon menuding milisi yang didukung Iran sebagai pihak yang bertanggung jawab.

Mengutip Reuters, Menteri Pertahanan AS Mark Esper, Jenderal Angkatan Darat Mark Milley dan Ketua Kepala Staf Gabungan, tidak menyalahkan Kataib Hezbollah yang didukung Iran atau menyebut nama milisi tertentu.

Amerika Serikat Bersiap Hadapi Penyebaran Virus Corona, Donald Trump Klaim Tertangani dengan Baik

Walaupun Donald Trump Selamat Dari Pemakzulan, Ketua DPR AS: Jadi Ancaman Demokrasi Amerika

Donald Trump Selamat dari Upaya Pemakzulan, Ketua DPR AS: Dia Tetap Jadi Ancaman Demokrasi Amerika

Akan tetapi, AS menggarisbawahi bahwa mereka percaya Iran mendukung para pejuang yang melakukan serangan itu, dan memperingatkan bahwa semua opsi sudah dibahas.

Ini merupakan bahasa yang menunjukkan Amerika Serikat, Iran dan pasukan yang didukung Teheran tengah berada di jalan menuju konfrontasi baru di Irak.

“Saya sudah bicara dengan presiden. Dia memberi saya wewenang untuk melakukan apa yang perlu kita lakukan, konsisten dengan arahannya," kata Esper kepada wartawan di Pentagon seperti dikutip Reuters.

Ditanya apakah respons AS dapat mencakup serangan di dalam Iran, Esper mengisyaratkan bahwa serangan terhadap milisi itu sendiri adalah prioritas.

Iran Klaim Hasil Uji Obat Corona Buatannya Berhasil Turunkan Gejala Pasien dalam 48 Jam

Proses Uji Obat Corona Buatan Iran, Mereka Berhasil Turunkan Gejala Pasien dalam 48 Jam

Korps Pengawal Revolusi Iran: Virus Corona Serangan Biologis AS, Singgung Tewasnya Qassem Soleimani

"Saya tidak akan mengambil opsi apa pun saat ini, tetapi kami fokus pada kelompok-kelompok yang kami yakini melakukan ini di Irak," katanya.

Trump mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih bahwa serangan itu tidak sepenuhnya dilakukan Iran dan menolak mengatakan apa yang mungkin dilakukan Amerika Serikat.

Menteri Iran Terinfeksi Virus Corona, Terlihat Berkeringat Saat Gelar Konferensi Pers

"Kita akan melihat apa jawabannya," kata Trump.

Reuters memberitakan, hingga saat ini, tidak ada yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Pemerintah Iran sendiri belum memberikan komentar.

Amerika Serikat telah berulang kali dan secara terbuka memperingatkan bahwa membunuh warga Amerika di luar negeri merupakan garis merah yang akan memicu respons besar AS.

“Kita harus meminta pertanggungjawaban pelaku. Anda tidak bisa menembak di pangkalan kami dan membunuh dan melukai warga Amerika dan lolos begitu saja," kata Esper.

Halaman
12
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved