Jumat, 15 Mei 2026

POLISI BEKUK PEMBOBOL BRANKAS

Gasak Rp 400 Juta, Otak Pembobolan Brankas di Lubuk Baja Batam Masih Diburu

7 pelaku pembobolan yang ditangkap Polresta Barelang dan Polsek Lubuk Baja membawa kabur uang Rp 400 juta milik PT Ivory Fortuner Mas Batam

Tayang:
Penulis: Eko Setiawan |
TRIBUNBATAM.ID/EKO SETIAWAN
7 pelaku pembobolan yang ditangkap Satreskrim Polresta Barelang dan Polsek Lubuk Baja membawa kabur uang milik PT Ivory Fortuner Mas Batam senilai Rp 400 juta. 

Gasak Rp 400 Juta, Otak Pembobolan Brankas di Lubuk Baja Batam Masih Diburu 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - 7 pelaku pembobolan yang ditangkap Satreskrim Polresta Barelang dan Polsek Lubuk Baja membawa kabur uang milik PT Ivory Fortuner Mas Batam senilai Rp 400 juta.

Uang tersebut terbagi dalam pecahan rupiah dan dolar Singapura dan dibagi Rp 35 juta per orang.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan mengatakan, masih ada satu orang pelaku yang dicari.

Pelaku tersebut merupakan otak dari perampokan ini.

"Pelakunya ada 8 orang. Satu orang masih kita cari dan sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang," kata Andri Kurniawan. 

Dalam malancarkan aksinya, masing-masing pelaku punya peran berbeda dan sudah direncanakan sebelumnya. 

BREAKING NEWS - Polisi Bekuk 7 Pembobol Brankas di Batam, 3 Orang Ditembak

"Pelaku sudah merencananakannya sebelumnya. Memang dia adalah para pemain panggilan. Ketika ada job untuk merampok mereka datang ke Batam," sebut Andri menerangkan.

Menurut Andri, pelaku beraksi sekitar pukul 04.00 WIB.

Ketika kondisinya memang kawasan tersebut kosong.

Mereka membobol ruko menggunakan peralatan yang disiapkan.

"Mereka datang ke sana menggunakan mobil rental kemudian di dalam mobil sudah dipersiapkan sejumlah peralatan berupa linggis, gunting besi," sebutnya.

Selain itu, pelaku juga menggunakan mobil rental.

"Saat beraksi plat mobil diubah. Hal itu dilakukan agar polisi susah untuk melacak," kata Andri.

Sejumlah pelaku harus dihadiahi timah panas karena mencoba kabur dan melawan petugas saat diamankan.

"Kita kan tangkap mereka di sejumlah tempat terpisah. Mereka tahu beberapa temannya sudah diamankan. Akhirnya ada yang berupaya untuk kabur. Di sana lah yang melawan itu kita tembak," lanjut Andri. (TRIBUNBATAM.id/Eko Setiawan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved