BATAM TERKINI

Minta Hujan, Warga Sagulung Batam Gelar Salat Istisqa di Lapangan SP Plaza Batam

Warga Sagulung Batam menggelar salat Istisqa di lapangan SP Plaza Batam, Sabtu (14/3/2020). Salat meminta hujan itu dilakukan menyusul kemarau panjang

TRIBUNBATAM.ID/IAN SITANGGANG
Warga Sagulung mengikuti salat Istisqa di wilayah Sagulung, Batam, Sabtu (14/3/2020). 

Minta Hujan, Warga Sagulung Batam Gelar Salat Istisqa di Lapangan SP Plaza Batam

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Warga Sagulung Batam melakukan salat Istisqa di lapangan SP Plaza Batam, Sabtu (14/3/2020). 

Salat meminta hujan tersebut digelar dengan mengundang KH Ma'mun Murod Albasyri, Pimpinan Ponpes Assalam Subang Jawa Barat  yang memberikan ceramah dalam salat tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Sagulung AKP Riyanto mengatakan kegiatan salat bersama dilakukan untuk meminta agar hujan turun."Kita tahu saat ini batam sedang mengalami krisis air, jadi kita sama-sama merendahkan diri memohon kepada Allah SWT," kata Riyanto.

Riyanto, mengatakan saat ini dirinya sudah banyak mendapat informasi keluhan masyarakat mengenai krisis air yang dirasakan warga masyarakat Sagulung.

"Jadi dengan kegiatan ini, kita berharap krisis air cepat berakhir," kata Riyanto.

Dia juga menghimbau kepada masyarakat Sagulung agar tetap sabar dalam menghadapi keadaan saat ini.

DERETAN Upaya BP Batam Tangani Krisis Air Batam, Salat Istisqa hingga Bersihkan Enceng Gondok

"Ke depan kita juga akan berusaha membantu masyarakat untuk suplay air," kata Riyanto.

Di tempat yang sama Camat Sagulung Reza Kahadafy mengatakan wilayah Sagulung merupakan wilayah yang berada di ujung pipa suplay air."Jadi daerah kita ini lebih awal terkena dampak krisis air,"kata Reza.

Dia juga mengatakan konstur beberapa wilayah di Sagulung bukit. Hal itu membuat suplay air cepat terganggu.

"Kita berharap krisis air ini cepat berlalu," kata Reza.

Sementara Wandra warga Kaveling Sei Lekop menyambut baik kegiatan tersebut."Kita sudah sangat tersiksa dengan kondisi air saat ini," kata Wandra.

Dia juga mengatakan mereka setiap hari harus begadang untuk menampung air."Kita sudah sangat tersiksa dengan kondisi saat ini,"kata Wandra. (Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved