Breaking News:

TRIBUN WIKI

MUMI, Sejarah dan Perkembangannya di Dunia Termasuk Indonesia

Mumi adalah jasad orang atau binatang yang tubuhnya telah dikeringkan atau diawetkan setelah kematian.

Penulis: Widi Wahyuning Tyas | Editor: Dewi Haryati
Net
Ilustrasi - Mumi 

TRIBUNBATAM.id - Tradisi mengawetkan jenazah menjadi mumi sejatinya tidak hanya ada di Mesir, namun juga sejumlah negara lain.

Di Indonesia, tepatnya wilayah Sulawesi Selatan, NTT, hingga Papua, mengawetkan jenazah merupakan sebuah ritual yang hingga kini masih dilaksanakan.

Mumi adalah jasad orang atau binatang yang tubuhnya telah dikeringkan atau diawetkan setelah kematian.

Ketika orang-orang berpikir tentang mumi, mereka sering membayangkan versi-versi awal bentuk manusia era Hollywood .

Film Hollywood menampilkan mumi terbungkus lapisan demi lapisan perban, lengan terentang saat mereka perlahan bergerak maju.

Mumi mungkin tidak benar-benar bangkit dari kuburan dan menyerang.

Tetapi, mumi ini nyata  dan memiliki sejarah menarik.

Apa itu mumi?

Praktik mengawetkan tubuh utuh sebagai mumi tersebar luas di seluruh dunia dan sepanjang waktu.

Melansir Warta Kota Wiki dari History.com, banyak peradaban seperti Inca, Aborigin Australia, Aztec, Afrika, Eropa kuno, dan lainnya yang telah mempraktikkan mumi selama ribuan tahun untuk menghormati dan melindungi tubuh orang mati.

Ritual mumifikasi bervariasi menurut budaya dan diperkirakan beberapa budaya membuat mumi seluruh warganya.

Mumi lain untuk ritual peralihan orang kaya atau orang-orang berstatus. 

Sebagian besar bakteri tidak dapat berkembang dalam suhu ekstrem, memaparkan mayat di bawah sinar matahari, api atau suhu beku adalah cara mudah untuk membuat mumi.

Beberapa mumi terjadi secara tidak sengaja.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved