Simak Cara Salaman Dirjen WHO, Salam Corona Dengan Saling Tempel Siku Ternyata Masih Bahaya

Baru-baru ini para pejabat di lingkungan Istana Kepresidenan mulai memperkenalkan 'Salam Corona'.

Tribunnews.com/Danang Triatmojo
Menteri BUMN Erick Thohir dan Kepala BNPB Doni Monardo memamerkan gaya pamitan tanpa jabat tangan, alias salam siku di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2020) sore. 

Simak cara salaman dirjen WHO, Salam corona Dengan Saling Tempel Siku Ternyata Masih Bahaya

TRIBUNBATAM.id- Penyebaran virus Corona yang telah mendunia membuat warga mulai memperhatikan kesehatannya.

Berbagai upaya pun dilakuka guna mencegah penyebaran virus Corona tersebut.

Mulai dari menerapkan gaya hidup sehat, memperbanyak mencuci tangan, memakai masker, dan lainnya.

Satu di antaranya juga termasuk mengurangi kontak fisik dengan orang lain.

Baru-baru ini para pejabat di lingkungan Istana Kepresidenan mulai memperkenalkan 'Salam Corona'.

Salam Corona adalah cara bersalaman dengan menempelkan siku atau lengan tangan dua orang yang bertemu.

Kepala Staf Staf Kepresidenan Moeldoko menganggap bagus Salam Corona dilakukan di Istana atau sejumlah tempat.

Sejumlah pejabat mulai dari Wapres KH Maruf Amin, mantan Wapres Jusuf Kalla, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir dan Kepala BNPB Doni Monardo pun sudah mempraktikkan Salam Corona tersebut.

Tetapi, Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal World Health Organization (WHO), memilih cara lain dalam bersalaman.

Halaman
1234
Editor: Anne Maria
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved