TANJUNGPINANG TERKINI

Antisipasi Covid-19, Wakapolres Tanjungpinang Periksa Suhu Tubuh 400 Personel Polisi

Seluruh personil Polres Tanjungpinang mendadak dikumpulkan di halaman Mako Polres Tanjungpinang, Senin (16/3/2020) malam.

TRIBUNBATAM.id/Humas Polresta Tanjungpinang
Wakapolres Tanjungpinang Kompol Agung Gima Sunarya, SIK memimpin langsung pemeriksaan suhu tubuh personil Polres Tanjungpinang. 

Antisipasi Covid-19, Wakapolres Tanjungpinang Periksa Suhu Tubuh 400 Personel Polisi

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id  - Seluruh personil Polres Tanjungpinang mendadak dikumpulkan di halaman Mako Polres Tanjungpinang, Senin (16/3/2020) malam.

Sebanyak kurang lebih 400 personel termasuk Perwira, dan Brigadir terkecuali yang sedang melaksanakan kedinasan seperti pelayanan di Polsek-Polsek dikumpulkan tanpa ada instruksi dan dilakukan secara tiba-tiba.

Hal ini untuk dilakukan pengecekan suhu tubuh tiap personelnya.

Wakapolres Tanjungpinang Kompol Agung Gima Sunarya SIK memimpin langsung kegiatan tersebut.

Dalam pemeriksaan suhu tubuh diperoleh hasil, rata-rata personil paling rendah suhu tubuhnya 35,7 derajat celcius, dan paling tinggi 36,8 derajat celcius.

"Artinya tidak ditemukan personil yang terindikasi terpapar Covid-19," katanya dikonfirmasi TRIBUNBATAM.id, Selasa (17/3/2020).

DERETAN Upaya Pemkab Anambas Cegah Covid-19, Tiadakan Apel hingga Tunda Perjalanan Dinas

Disampaikannya, kegiatan yang dilaksanakan tersebut atas arahan langsung Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal.

"Kita ketahui bahwa, virus Corona sudah mewabah dimana-mana, oleh karena itu dilaksanakan langkah-langkah antisipasi khususnya bagi anggota sendiri dahulu," ujarnya.

Ia menyebutkan, Polres Tanjungpinang telah menyiapkan alat untuk mengukur suhu tubuh atau thermogun.

"Bila ada anggota yang suhu tubuhnya tinggi agar Urkes langsung melakukan perawatan bila perlu langsung lakukan tindakan isolasi,"sebutnya.

Alat pengukur suhu dan hand sanitizer juga dilengkapi di setiap ruang pelayanan.

Kepada masyarakat yang datang juga disarankan menggunakan hand sanitizer sebagai sterilisasi tangan.

Selan itu, telah terbitnya kebijakan pemerintah terkait masa libur sekolah dengan melakukan aktivitas belajar mengajar di rumah sampai waktu yang ditentukan.

"Hal ini perlu peran aktif kita untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat bahwa libur yang diberikan bukan berarti melaksanakan liburan dengan melakukan perjalanan ke luar kota atau mengunjungi tempat-tempat wisata. Namun libur yang diberikan ini agar setiap orang menahan diri untuk sedapat mungkin tidak melakukan aktivitas di luar rumah. Dengan begitu akan dapat dideteksi dan membatasi serta memutus mata rantai penyebaran virus Corona," himbaunya kepada masyarakat. (Tribunbatam.id/Endra Kaputra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved