KARIMUN TERKINI

Simpan Sabu-Sabu Dalam Rumah, Oknum PNS dan 2 Warga di Karimun Diringkus Polisi

Simpan sabu-sabu dalam rumah, oknum PNS Pemkab Karimun berinisial Sn (40) ditangkap Satres Narkoba Polres Karimun.

Istimewa
Ilustrasi sabu-sabu - Oknum PNS di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri diringkus polisi karena diduga mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial Sn di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri terjerat kasus narkoba.

Pria 40 tahun yang bertugas di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun ditangkap polisi di rumahnya, Sabtu (7/3/2020) sekira pukul 18.00 WIB.

Wakapolres Karimun, Kompol M Chaidir yang memimpin ekspos kasus narkoba menjelaskan, penangkapan Sn berawal dari pengakuan seorang tersangka lain berinisial Le.

Personel Satres Narkoba Polres Karimun menangkap Le di Jalan Pramuka Sabtu (7/3/2020) sekira pukul 16.30 WIB.

"Saat diintrogasi, Le mengaku memberikan sabu-sabu kepada Sn," ujar Kompol M Chaidir, Rabu (18/3/2020).

Polisi kemudian mendatangi kediaman Sn di Komplek Timah, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

Di sana, polisi menemukan Sn sedang bersama seorang temannya berinisial Rs, warga Teluk Uma, Kecamatan Tebing.

Sn mengaku mendapatkan narkoba dari Le.

Ia mengaku menyimpan narkoba jenis sabu-sabu itu di rumahnya.

"Di rumah Sn ditemukan barang bukti sabu-sabu. Atas kasus ini, barang bukti sabu-sabu yang diamankan sebanyak 0,12 gram," ungkap Chaidir.

Chaidir menyebutkan pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kasus ini.

Sempat Menangis dan Videonya Viral, Driver Ojek Online Wanita ini Tersenyum Setelah Pelaku Ditangkap

Kejari Ungkap Korupsi Anggaran Belanja Konsumsi Pos Pimpinan DPRD Batam

 

"Untuk ASN dalam proses pemeriksaan dan dalam pengembangan. Tersangka mengaku mengunakan narkoba jenis sabu-sabu," katanya.

Atas perbuatannya ketiga tersangka disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) subsider 112 ayat (1), Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkoba, dengan hukuman kurungan penjara maksimal 20 tahun.(TribunBatam.id/Elhadif Putra)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved